Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Anti Mainstream, Ratu Elizabeth II Potong Kue Di Sela KTT G7 Menggunakan Pedang

LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 14 Juni 2021, 07:54 WIB
Anti Mainstream, Ratu Elizabeth II Potong Kue Di Sela KTT G7 Menggunakan Pedang
Ratu Inggris Elizabeth mencoba memotong kue dengan pedang di samping Camilla, Duchess of Cornwall, dan Catherine, Duchess of Cambridge saat mereka menghadiri resepsi minuman di sela-sela KTT G7, di Eden Project di Cornwall, Inggris 11 Juni, 2021/Net
RMOL.  Ratu Elizabeth ternyata juga pandai menghibur dengan tingkahnya yang mengundnag tawa. 

Peristiwa unik yang dilakukan Ratu terjadi di tengah pertemuan KTT G7 di Cornwall, Inggris selatan yang diselenggarakan pada Jumat (11/6) waktu setempat.
Di sela-sela pertemuan tersebut, ada momen di mana sang tuan rumah pertemuan, Ratu Elizabeth II, bersikeras memotong kue, bukan dengan pisau, melainkan menggunakan pedang yang biasa digunakan untuk upacara kenegaraan.

Upayanya itu memicu tawa dari Duchesses of Cornwall dan Duchesses of Cambridge yang berada tepat di sampingnya, juga orang-orang yang hadir dalam acara tersebut.

Reuters melaporkan pada Minggu (13/6), Ratu berjuang memotong kue berukuran besar. Tiba-tiba ia 'meminjam' pedang salah seorang pengawalnya.  Ketika itu terdengar suara seorang wanita yang memberitahunya bahwa sudah disiapkan pisau untuk memotong kue.

"Sudah disiapkan pisau," ujar wanita itu.

Sang Ratu dengan santai menjawab, "Iya, saya tahu kok!" sambil menghunus pedang itu ke kue tart berukuran besar.

Ratu berusia 95 tahun itu bergabung dengan anggota senior lainnya dari keluarga kerajaan Inggris. Putra dan pewaris Pangeran Charles dan istrinya Camilla serta cucu Pangeran William dan istrinya Kate juga hadir.

Itu adalah acara publik besar pertama mereka bersama sejak pemakaman Pangeran Philip pada bulan April, suami ratu selama lebih dari tujuh dekade.

Dalam pertemuan tersebut Ratu juga sempat bertemu dengan Presiden AS Joe Biden.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA