Farah.ID
Farah.ID

Di Brussel, Para Pemimpin NATO Fokus Pada Ancaman China Dan Rusia

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Selasa, 15 Juni 2021, 10:48 WIB
Di Brussel, Para Pemimpin NATO Fokus Pada Ancaman China Dan Rusia
KTT NATO di Brussel pada Senin, 14 Juni 2021/Net
Para pemimpin NATO telah berjanji untuk bekerja sama melawan tantangan sistemik yang ditimbulkan oleh kebijakan agresif melawan China dan Rusia.

Sebuah pernyataan pada Senin (14/6) menyebutkan tindakan China untuk membangun persenjataan nuklir bersama dengan kemampuan luar angkasa dan perang dunia maya mengancam tatanan internasional.

"Pengaruh China yang semakin besar dan kebijakan internasional menghadirkan tantangan bagi keamanan aliansi," ujar para pemimpin, seperti dimuat Channel News Asia.

"Para pemimpin sepakat bahwa kita perlu mengatasi tantangan seperti itu bersama sebagai aliansi, dan bahwa kita perlu terlibat dengan China untuk mempertahankan kepentingan keamanan kita. Kami prihatin dengan kebijakan koersif China," tambah mereka.

Kendati begitu, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan sekutu akan berusaha bekerja sama dengan China dalam masalah global seperti perubahan iklim, seperti yang diinginkan ibu kota Eropa.

Dalam pernyataan yang sama, para pemimpin juga memberikan peringatan pada Rusia, khususnya terkait pembangunan militer dan perilaku provokatif di perbatasan timur NATO.

NATO menegaskan kembali dukungan mereka untuk integritas teritorial Georgia, Moldova dan Ukraina, menuntut agar Moskow menarik pasukan yang telah ditempatkan di ketiga negara tanpa persetujuan mereka.

ARTIKEL LAINNYA