Farah.ID
Farah.ID

Rusia Mantap Tinggalkan Perjanjian Open Skies Pada 18 Desember 2021

LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 19 Juni 2021, 06:38 WIB
Rusia Mantap Tinggalkan Perjanjian Open Skies Pada 18 Desember 2021
Ilustrasi/Net
Rusia akan sepenuhnya menarik diri dari Perjanjian Ruang Udara Terbuka atau Traktat Open Skies pada 18 Desember 2021.

Kementerian Luar Negeri Rusia dalam pernyataannya pada Jumat mengatakan, bahwa Rusia telah memberitahu hal ini kepada para mitra di bawah Perjanjian Open Skies, seperti dilaporkan Reuters, Jumat (18/6)

"Rusia telah memberi tahu semua negara anggota tentang keputusannya untuk menarik diri dari Perjanjian Open Skies, enam bulan setelah mengirimkan pernyataan mundur. Itu berarti akan mulai berlaku pada 18 Desember 2021," kata pernyataan kementerian.

Sesuai dengan undang-undang federal 'Tentang Penolakan Perjanjian di Langit Terbuka oleh Federasi Rusia' yang telah berlaku dan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, Moskow telah mengirimkan pemberitahuan ini ke Hongaria dan Kanada sebagai negara penyimpanan dokumen, dan juga kepada negara anggota lainnya melalui kedutaan.

Kremlin mengatakan, keputusan AS untuk menarik diri dari perjanjian pada Mei 2020 lalu telah secara signifikan mengganggu keseimbangan kepentingan di antara anggota pakta dan telah memaksa Rusia untuk ikut keluar.

Perjanjian pengendalian senjata Open Skies menetapkan program penerbangan pengawasan udara tak bersenjata di seluruh wilayah para pesertanya.

Presiden Rusia Vladimir Putin, telah menandatangani undang-undang yang akan memastikan penarikan negara itu dari Perjanjian Ruang Udara Terbuka yang telah diikutinya sejak 2002.

Langkah itu menyusul kepastian Pemerintah Amerika Serikat pada era Donald Trump yang tidak akan bergabung kembali dengan traktat tersebut.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA