Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Rusia Tak Kunjung Kirim Vaksin Sputnik V, Guatemala Minta Pengembalian Uang

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Rabu, 30 Juni 2021, 09:16 WIB
Rusia Tak Kunjung Kirim Vaksin Sputnik V, Guatemala Minta Pengembalian Uang
Vaksin Covid-19 Sputnik V/Net
Pemerintah Guatemala meminta Rusia untuk mengembalikan uang yang telah dibayarkan untuk membeli vaksin Covid-19 Sputnik V lantaran pengiriman tidak juga dilakukan.

Berdasarkan kesepakatan pada awal April, Guatemala membayar sekitar 80 juta dolar AS untuk 8 juta dosis vaksin Sputnik V. Vaksin tersebut seharusnya diberikan 20 hari setelah kesepakatan.

Namun Menteri Kesehatan Guatemala Amelia Flores pada Selasa (29/6) mengungkap, sejauh ini pihaknya baru menerima 150 ribu dosis vaksin dari Rusia.

Di sisi lain, Guatemala juga menghadapi tren peningkatan infeksi Covid-19 di dalam negeri yang membuatnya harus terburu-buru mendapatkan pasokan vaksin.

Sementara itu, pihak Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) yang bertanggung jawab untuk memasarkan vaksin di luar negeri, mengatakan pasokan vaksin untuk Guatemala akan segera dikirimkan.

“Pesawat lain dengan Sputnik V dijadwalkan tiba di Guatemala pekan ini, dengan yang berikutnya datang awal minggu depan untuk tetap memenuhi kewajiban terkait kontrak,” kata direktur proyek khusus RDIF Gleb Bryanski, seperti dimuat Reuters, Rabu (30/6).

Pada Maret, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan telah menandatangani perjanjian untuk produksi ratusan juta dosis di luar negeri. Tetapi Rusia hanya memproduksi sebagian kecil dari pengumuman tersebut, bahkan outputnya jauh lebih rendah daripada yang diproduksi setiap bulan oleh Pfizer dan AstraZeneca.

ARTIKEL LAINNYA