Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Bertemu Lukashenko, Putin Puji Kemajuan Ekonomi Belarusia

LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 14 Juli 2021, 06:36 WIB
Bertemu Lukashenko, Putin Puji Kemajuan Ekonomi Belarusia
Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko/Net
RMOL Rusia dan Belarusia merupakan dua kekuatan yang tidak bisa dipisahkan. Dua negara sahabat ini akan tetap menjadi mitra dalam berbagai kerjasama, terutama dalam bidang ekonomi. Presiden Vladimir Putin mengungkapkan hal itu dalam pertemuannya dengan Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko pada Selasa (13/7), sekaligus menyampaikan bahwa perdagangan kedua negara telah mencapai indikator yang bagus.

"Belarus tetap menjadi mitra besar dan andal bagi Rusia. Pada awal pertemuan kami, saya ingin mencatat bahwa Republik Belarus (saya tidak berbicara tentang rencana masa depan kami untuk pembangunan Negara Persatuan), tetap menjadi mitra kami yang hebat dan dapat diandalkan di bidang ekonomi,” kata Putin.

Omset perdagangan antara kedua negara yang semula mengalami penurunan saat awal pandemi, kini menunjukkan pertumbuhan lebih dari 37 persen.

Terlepas dari tantangan eksternal, sanksi dan pandemi, ekonomi Belarus menunjukkan indikator yang baik. Belarusia bahkan melayani semua pinjaman, apalagi, utang luar negerinya saat ini mulai berkurang.

Industri Belarusia juga berkembang dengan percaya diri. Produksi industri mengalami peningkatan lebih dari 16 persen.

Putin memuji kerja sama Rusia-Belarusia dalam hal industri yang telah dipertahankan sejak 'era' Uni Soviet. Kerja sama itu semakin berkembang dalam beberapa tahun terakhir dan memiliki efek positif pada ekonomi Rusia.

Pertemuan di St. Petersburg pada Selasa itu adalah kelanjutan dari pertemuan keduanya setelah Mei lalu, yang membahas sejumlah topik ekonomi termasuk insiden pesawat Ryanair.

Pada 1 Juli lalu, Putin dan Lukashenko mengadakan percakapan telepon, di mana mereka membahas masalah tekanan sanksi yang sedang berlangsung terhadap Belarus dan membuka lebih banyak penerbangan antar dua negara.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA