Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Jelang Idul Adha, Mesir Bebaskan Tahanan Aktivis Dan Jurnalis

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Senin, 19 Juli 2021, 07:39 WIB
Jelang Idul Adha, Mesir Bebaskan Tahanan Aktivis Dan Jurnalis
Esraa Abdelfattah/Net
Pihak berwenang Mesir telah membebaskan beberapa aktivis dan jurnalis menjelang hari raya Idul Adha. Mereka yang dibebaskan memiliki beragam tuduhan, termasuk membantu kelompok teroris hingga menyebarkan berita palsu.

Pembebasan tersebut dilakukan pada Minggu (18/7), dua hari menjelang Idul Adha pada Selasa (20/7). Mesir sendiri kerap membebaskan tahanan menjelang hari raya umat Islam.

Reuters memuat, salah satu tahanan yang dibebaskan adalah Esraa Abdelfattah, seorang aktivis dan jurnalis yang ikut dalam revolusi Mesir pada Januari 2011 untuk mengakhiri 30 tahun kekuasaan Hosni Mubarak.

Abdelfattah adalah salah satu pendiri Gerakan Pemuda 6 April, yang telah dilarang oleh pemerintah Mesir selama bertahun-tahun, dan ditangkap tak lama setelah demonstrasi kecil yang tersebar di Mesir pada September 2019.

Ia dibebaskan dari tahanan di Kairo pada Minggu pagi setelah lebih dari 21 bulan mendekam di balik jeruji besi.

"Saya berbicara dengannya, dia baik-baik saja. Semangatnya tinggi dan dia pasti sangat senang dengan keputusan ini, untuk melanjutkan hidupnya," ujar sang pengacara, Ahmed Ragheb.

Meski begitu, Ragheb mengatakan, kasus terhadap Abdelfattah masih dibuka dan penyelidikan terus berlangsung meski ia telah dibebaskan.

Selain itu, aktivis dan pengacara Mahienour el-Masry, jurnalis Moataz Wednan, kolumnis kiri Gamal al-Gamal, politisi kiri Abdel Nasser Ismail dan jurnalis Mostafa al-Asar juga dibebaskan. Namun tuduhan terhadap mereka masih tertunda.

Wednan ditangkap pada 2018 setelah mewawancarai mantan kepala anti-korupsi Hisham Genena yang bekerja untuk memilih mantan kepala staf militer yang menjadi tantangan bagi Presiden Abdel Fattah al-Sisi selama pemilihan pada tahun itu.

ARTIKEL LAINNYA