Farah.ID
Farah.ID

Kunjungi Kedubes Polandia di Tokyo, Atlet Belarusia yang Tidak Mau Dipulangkan Pilih Cari Suaka

LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 02 Agustus 2021, 16:14 WIB
Kunjungi Kedubes Polandia di Tokyo, Atlet Belarusia yang Tidak Mau Dipulangkan Pilih Cari Suaka
Pelari asal Belarusia Krystsina Tsimanouskaya, memasuki kedutaan P:olandia di Tokyo/Foto; Reuters
Setelah menyatakan diri menolak kembali ke negaranya, atlet lari cepat asal Belarusia Krystsina Tsimanouskaya berkunjung ke kedutaan Polandia di Tokyo pada Senin (2/8) waktu setempat.

Menurut keterangan seorang anggota komunitas lokal Belarusia, kedatangan Tsimanouskaya ke kedutaan merujuk pada rencananya untuk mencari suaka ke Polandia.

Atlet muda berusia 24 tahun itu berhenti di depan kedutaan dengan sebuah van perak tak berpelat sekitar pukul 5 sore waktu setempat. Dia melangkah keluar dengan barang bawaan tim resminya, dan kemudian menyapa dua petugas sebelum memasuki tempat itu.

Sebelumnya juru bicara IOC Mark Adams mengatakan pada konferensi media pada Minggu (1/8), bahwa sejumlah lembaga telah melakukan kontak dengan Tsimanouskaya, termasuk Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi.

Dalam insiden diplomatik yang sedang hangat, Polandia dan Republik Ceko sebelumnya secara terbuka menawarkan bantuan untuk sang atlet.

“Dia telah meyakinkan kami bahwa dia aman dan terlindungi. Kami berbicara lagi dengannya pagi ini untuk memahami apa langkah selanjutnya,” kata Adams, seperti dikutip dari Reuters.

“Kita perlu mendengarkannya, mencari tahu apa yang dia inginkan dan mendukungnya dalam keputusannya,” ujarnya.

Seorang anggota komunitas Belarusia setempat, yang telah berhubungan dengan atlet sepanjang malam, mengatakan kepada Reuters bahwa setelah pembicaraan panjang dengan berbagai pejabat dia telah mengajukan petisi suaka di Jepang.

Pemerintah Jepang sendiri mengatakan atlet itu telah diamankan sementara penyelenggara Tokyo 2020 dan IOC memeriksa niatnya.

“Jepang berkoordinasi dengan pihak terkait dan terus mengambil tindakan yang tepat,” kata Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato.

Pejabat kementerian luar negeri Polandia Marcin Przydacz menulis di Twitter bahwa Tsimanouskaya telah "ditawari visa kemanusiaan dan bebas untuk mengejar karir olahraganya di Polandia jika dia mau."

Penolakan Tsimanouskaya untuk naik pesawat, pertama kali dilaporkan oleh Reuters, menyoroti perselisihan di Belarus, bekas negara Soviet yang dijalankan dengan cengkeraman ketat oleh Presiden Aleksandr Lukashenko.

Pada hari Senin, juru bicara IOC mengatakan pihaknya  telah mengambil sejumlah tindakan terhadap Komite Olimpiade Belarusia menjelang Olimpiade menyusul protes nasional di negara itu.

Pada bulan Maret, IOC menolak untuk mengakui pemilihan putra Lukashenko, Viktor, sebagai kepala Komite Olimpiade negara itu. Baik ayah dan anak itu dilarang menghadiri Olimpiade pada bulan Desember.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA