Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Luruskan Joe Biden, Menlu Blinken: Al Qaeda Masih Ada di Afghanistan

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Senin, 23 Agustus 2021, 08:13 WIB
Luruskan Joe Biden, Menlu Blinken: Al Qaeda Masih Ada di Afghanistan
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken/Net
Klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bahwa Al Qaeda telah hilang dari Afghanistan telah dibantah oleh menteri luar negerinya, Anthony Blinken.

Beberapa hari lalu, Jumat (20/8), Biden berusaha mempertahankan keputusannya untuk menarik pasukan AS dari Afghanistan yang dikritik oleh sebagian orang karena terlalu tergesa-gesa. Biden berdalih hal itu dilakukan lantaran AS telah memenuhi tugasnya, dengan memusnahkan Al Qaeda.

"Kepentingan apa yang kita miliki di Afghanistan pada saat ini dengan hilangnya Al Qaeda?" tambahnya.

Klaim Biden tidak semata-mata dapat diterima, dan justru memicu pertanyaaan publik. Alhasil dalam wawancara Fox News Sunday pada Minggu (22/8), Blinken mendapatkan tekanan dari pembawa acara, Chris Wallace, terkait kebenaran klaim Biden.

"Seperti yang kita semua tahu, kami pergi ke Afghanistan 20 tahun yang lalu dengan satu misi dan satu tujuan dalam pikiran, dan itu untuk berurusan dengan orang-orang yang menyerang kami pada 9/11, untuk membawa (Osama) bin Laden ke pengadilan dan untuk mengurangi kapasitas Al Qaeda untuk melakukan hal yang sama lagi. Menurut pendapat presiden, itu telah berhasil," jelas Blinken.

Ketika ditanya apakah masih ada anggota dan sisa-sisa Al Qaeda di Afganistan, Blinken secara tidak langsung mengakui bahwa tidak benar jika Al Qaeda telah hilang dari Afghanistan.

"Tapi yang dimaksud presiden adalah kapasitasnya untuk melakukan apa yang dilakukannya pada 9/11 dan kapasitas itu telah sangat berhasil dikurangi,” bantah Blinken.

Berdasarkan laporan terbaru Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Al Qaeda masih hidup di setidaknya 15 provinsi di Afghanistan.

ARTIKEL LAINNYA