Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Dubes Lutfi Pastikan Negara Hadir Bagi WNI di Mesir Selama Pandemi

LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 07 September 2021, 16:55 WIB
Pandemi Covid-19 masih menghantui banyak negara di dunia hingga saat ini, tidak terkecuali Mesir. Meski begitu, bisa dipastikan bahwa negara selalu hadir, bahkan di situasi pandemi, bagi ribuan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Mesir.

Begitu kata Dutabesar RI untuk Mesir DR (H.C) Lutfi Rauf dalam program diskusi virtual mingguan RMOL World View yang mengangkat tema "Perlidungan 10 Ribu WNI di Mesir Pada Masa Pandemi" yang diselenggarakan pada Senin sore (6/9).

Dubes Lutfi menjelaskan, di Mesir sendiri saat ini mulai memasuki gelombang keempat pandemi Covid-19.

"Menurut data mereka (Mesir) selama sekitar satu bulan terakhir, sejak awal Agustus hingga awal September, terjadi kenaikan kasus hingga 400 persen," jelasnya.

Hingga hari ini, tercatat ada sekitar 290 ribu kasus positif di Mesir dengan sekitar 16.789 kematian. Meski begitu Mesir juga aktif mendorong kampaye vaksinasi demi mengerem penularan virus corona.

Perkuat Langkah Pencegahan

Dubes Lutfi menjelaskan bahwa saat ini tercatat ada sekitar 10.500 WNI yang berada di Mesir. Mayoritas di antaranya, sekitar 10 ribu, adalah mahasiswa.

"Selama pandemi Covid-19 terjadi di Mesir sejak tahun kemarin, jumlah kasus yang dialami oleh masyarakat kita, termasuk mahasiswa, adalah 60 kasus positif dan ada empat kasus kematian," jelas Dubes Lutfi.

Pihak KBRI pun tidak tinggal diam, dan justru semakin berperan aktif untuk melindungi WNI yang berada di negara tersebut. Dubes Lutfi menyebut bahwa pihak KBRI Kairo melakukan sejumlah kebijakan demi memastikan bahwa negara selalu hadir bagi semua WNI di Mesir. Di antaranya adalah langkah pencegahan dengan memperkuat tim Satuan Tugas (Satgas), menyediakan fasilitas karantina, serta menyalurkan bantuan bagi WNI di Mesir.

"Saya melanjutkan kebijakan-kebijakan dubes sebelumnya, yakni dengan terus melakukan berbagai upaya dengan membentuk apa yang kita sebut dengan Satgas Covid-19 KBRI, dengan melibatkan seluruh warga kita di Mesir, mahasiswa dan juga staf KBRI," paparnya. 


Satgas Covid-19 itu terdiri dari staf KBRI, mahasiswa dan juga tiga orang dokter yang juga merupakan WNI yang sedang menempuh pendidikan post-graduate di Kairo.

"Kita juga senantiasa mengingatkan warga kita agar mematuhi protokol kesehatan, sesuai dengan anjuran baik dari pemerintah Mesir ataupun Indonesia," kata Dubes Lutfi.

"Pihak KBRI juga aktif menyebarkan informasi melalui semua platform yang ada on dailly basis, tentang perkembangan harian kasus, serta grafik perkembangan kasus sejak beberapa hari sebelumnya, agar masyarakat kita tetap waspada namun juga tidak panik," sambungnya.

Nol Kasus Covid-19 Pada WNI

Dubes Lutfi menjelaskan bahwa saat ini sudah tidak ada kasus positif Covid-19 pada WNI di Mesir.

"Meski sekarang kita zero cases yang dihadapi warga kita, kita tidak bisa take it for granted, apalagi sekarang ada gelombang keempat dan varian Delta sudah masuk ke Mesir," jelasnya.

Oleh karena itu, pihak KBRI semakin memperkuat langkah anisipasi dengan salah satunya adalah memperkuat Satgas, mempersiapkan fasilitas karantina dan hotline.

"Kita mempersiapkan tempat berupa gedung untuk fasilitas isolasi. Kita berdoa dan tidak menghendaki agar fasilitas digunakan. Tapi karena kita menghadapi situasi yang tidak tahu kapan akan berakhir dan bagaimana perkembangan selanjutnya, maka dari itu kita persiapkan langkah pencegahan," tegasnya.

Selain itu, Dubes Lutfi memastikan bahwa hotline KBRI juga bisa dihubungi setiap saat, 24 jam setiap hari.

"Anytime, siapapun warga kita yang bergejala, baik pilek ringan atau apapun bisa komunikasikan," sambungnya.

Tim Satgas Covid-19 KBRI pun siap untuk melakukan kontak dengan rumah sakit jika memang diperlukan tindakan lanjutan.

Hal lain yang juga tidak luput dilakukan oleh pihak KBRI sejak masa awal pandemi di Mesir adalah memberikan bantuan kepada seluruh WNI yang berada di negara itu.

"Alhamdulilah, negara hadir untuk warga Indonesia di Mesir selama pandemi ini," tegas Dubes Lutfi.

ARTIKEL LAINNYA