Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Empat Ilmuwan China: Virus Corona Terdeteksi di AS pada April-November 2019, Jauh Sebelum Laporan Wuhan

LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 23 September 2021, 09:44 WIB
Empat Ilmuwan China: Virus Corona Terdeteksi di AS pada April-November 2019, Jauh Sebelum Laporan Wuhan
Ilustrasi/Net
Hampir dua tahun sejak pertama kali diumumkan di Wuhan pada akhir 2019 lalu, asal-usul virus corona masih saja jadi perdebatan. Berbagai penyelidikan dilakukan untuk menemukan dari mana sebenarnya awal mula virus mematikan itu.

Terbaru, empat ilmuwan asal China dengan menggunakan model Matematika, berpendapat bahwa kasus pertama Covid-19 muncul antara April dan November 2019 di timur laut AS, jauh sebelum wabah di Wuhan, China.

“Hasil perhitungan menunjukkan bahwa epidemi Covid-19 di Amerika Serikat memiliki probabilitas tinggi untuk mulai menyebar sekitar September 2019,” kata makalah setebal 14 halaman yang diterbitkan pada Rabu (22/9) di ChinaXiv, sebuah repositori yang dioperasikan oleh Perpustakaan Sains Nasional dari Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok, seeprtid dilaporkan oleh jaringan televisi RT, Rabu (22/9).

Makalah ini ditulis oleh Zhouwang Yang, Yunhe Hu, dan Zhiwei Ding dari University of Science and Technology of China, dan seorang penulis koresponden Tiande Guo dari University of Chinese Academy of Sciences.

Kuartet tersebut berangkat untuk menyimpulkan waktu asal pandemi berdasarkan metode berbasis data dan model hybrid, seperti dikutip dari Russian Today, Kamis (22/9).

Mereka memodelkan tingkat tes positif agar sesuai dengan tren aktual dan menggunakan estimasi kuadrat terkecil untuk mendapatkan parameter model yang optimal. Lalu menerapkan estimasi kepadatan kernel untuk menyimpulkan waktu asal pandemi dengan probabilitas keyakinan yang spesifik, menurut makalah tersebut.

Secara resmi, kasus pertama Covid-19 terdaftar di AS pada 20 Januari 2020 – sekitar sebulan setelah wabah di kota Wuhan di China.

Namun, menurut para peneliti China, kemungkinan 50 persen kasus sudah terjadi pada awal April 2019 di Rhode Island dan Delaware.

Sampel mereka sebagian besar terdiri dari negara bagian AS timur laut - Massachusetts, Vermont, New Hampshire, Connecticut, Rhode Island, New York, New Jersey, Delaware, Pennsylvania, Maryland dan Virginia.

Sebagian besar makalah berfokus pada Maryland, lokasi Fort Detrick – pangkalan Angkatan Darat AS yang digunakan untuk meneliti senjata biologis selama Perang Dingin, dan sekarang menjadi tuan rumah program pertahanan biologis AS.

Meskipun makalah tersebut tidak secara khusus menyebutkan Fort Detrick, beberapa pejabat China telah berulang kali menyatakan bahwa virus itu mungkin berasal dari sana.

Keempat peneliti juga mengklaim bahwa serangkaian penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, Italia, Brasil, dan negara-negara lain telah diserang oleh virus corona sebelum wabahnya di China.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA