Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Anti-Vaksin, 593 Karyawan United Airlines Harus Bersiap di-PHK

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Rabu, 29 September 2021, 12:26 WIB
Anti-Vaksin, 593 Karyawan United Airlines Harus Bersiap di-PHK
United Airlines/Net
Maskapai Amerika Serikat (AS), United Airlines, bersiap untuk memecat ratusan karyawannya yang menolak untuk divaksinasi Covid-19.

Berdasarkan kebijakan maskapai pada awal Agustus, seluruh karyawan diwajibkan melakukan vaksinasi, dan mereka harus menunjukkan bukti telah divaksin paling lambat pada Senin (27/9).

Setelah tenggat waktu, United Airlines pada Selasa (28/9) mengumumkan siap untuk memproses pemutusan hubungan kerja dengan 593 karyawan yang tidak divaksinasi.

"Ini adalah keputusan yang sangat sulit, tetapi untuk menjaga keamanan tim selalu menjadi prioritas pertama kami," kata Chief Executive United Airlines Scott Kirby dan Presiden Brett Hart kepada karyawan dalam sebuah memo, seperti dimuat Reuters.

Perusahaan mengatakan, para pekerja dapat menyelamatkan pekerjaan mereka jika mereka divaksinasi sebelum pertemuan pemutusan hubungan kerja formal dilakukan.

"United telah menerima permintaan pengecualian vaksin dari karyawan karena alasan agama dan medis. Karyawan tersebut berjumlah kurang dari 3 persen dari 67.000 angkatan kerja maskapai AS," kata United Airlines.

Perusahaan memiliki rencana untuk menempatkan karyawan yang menerima pengecualian agama untuk cuti pribadi sementara yang tidak dibayar mulai 2 Oktober. Namun, rencana itu ditunda hingga 15 Oktober karena gugatan yang menentang kebijakan tersebut.

Seorang juru bicara perusahaan mengatakan maskapai berencana untuk mempekerjakan sekitar 25.000 orang selama beberapa tahun ke depan, dan vaksinasi akan menjadi syarat kerja untuk semua karyawan baru.

"United juga akan meminta siswa di sekolah pelatihan pilotnya untuk divaksinasi," kata jurubicara itu.

Perusahaan menepis anggapan bahwa persyaratan vaksin menghalangi pelamar untuk pekerjaan di maskapai penerbangan.

ARTIKEL LAINNYA