Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Kecewa dengan Putusan Pengadilan, Tokoh Oposisi Ukraina: Semua Tuduhan Tidak Berdasar dan Batal Secara Hukum

LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 13 Oktober 2021, 14:00 WIB
Kecewa dengan Putusan Pengadilan, Tokoh Oposisi Ukraina: Semua Tuduhan Tidak Berdasar dan Batal Secara Hukum
Sekutu Top Kremlin, Viktor Medvedchuk/Net
Keputusan pengadilan Distrik Pechersk, Ukraina, pada Selasa (12/10), dianggap tidak adil dan semena-mena. Viktor Medvedchuk oposisi Ukraina yang dikenal pro Rusia, merasa kecewa karena pengadilan  perpanjangan masa penahanan rumahnya hingga 7 Desember.

"Kami, tentu saja, tidak puas dengan keputusan ini," kata Medvdedchuk kepada saluran TV Pervy Nezavisimy, mengomentari putusan pengadilan atas tuduhan baru terhadapnya.  

TASS melaporkan, Medvdedchuk menggambarkan keputusan itu sebagai penindasan politik dan batal secara hukum. Tuduhan pengkhianatan negara, yang diajukan kepadanya, sama sekali tidak berdasar. Terutama karena menyangkut dugaan perannya dalam kesepakatan untuk batu bara di wilayah Ukraina timur di luar kendali pemerintah Kiev.

Politisi sekutu Rusia itu mengatakan dia menghadapi penganiayaan politik yang diprakarsai oleh pemerintah Kiev. Ia belum berpikir untuk melakukan banding, tetapi itu bisa saja itu berubah.

Jaksa Agung Ukraina Irina Venediktova mengatakan pada 8 Oktober bahwa Medvedchuk didakwa dengan pengkhianatan negara dan membantu kegiatan teroris. Medvdedchuk diduga terlibat dalam pasokan batu bara dari daerah Donbass di luar kendali pemerintah Kiev pada akhir 2014 - awal 2015, senilai sekitar 7,6 juta dolar AS.

Medvedchuk telah ditahan di bawah tahanan rumah sejak Mei lalu. Pengadilan Distrik Pechersk, Ukraina, kemudian memperpanjangnya hingga 7 Desember, melarangnya meninggalkan tempat tinggalnya.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA