Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Borisov: Di Tengah sulitnya Situasi karena Pandemi dan Blokade AS, Kuba Tetaplah Mitra Prioritas bagi Rusia

LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 13 Oktober 2021, 16:08 WIB
Borisov: Di Tengah sulitnya Situasi karena Pandemi dan Blokade AS, Kuba Tetaplah Mitra Prioritas bagi Rusia
Wakil Perdana Menteri Rusia Yury Borisov dalam kunjungan ke Kuba bertemu dengan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel, Selasa 12 Oktober 2021/Net
Rusia akan mengirim gelombang pertama bantuan kemanusiaan ke Kuba sebelum akhir tahun. Sebagai mitra strategis, Rusia akan selalu berada bersama Kuba dalam segala situasi, serta berjanji untuk meningkatkan kerjasama bilateral yang saling menguntungkan.

Dalam kunjungannya ke Kuba, Wakil Perdana Menteri Rusia Yury Borisov menyampaikan kepada Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel, tentang niat dan tekad Rusia untuk selalu menjadi mitra kuat bagi Kuba.

"Kedua tokoh juga membahas lebih lanjut dari proyek-proyek bersama di wilayah Kuba dan meningkatkan perdagangan dan kerjasama ekonomi. Tidak lupa, Yury Borisov menyampaikan salam dari Presiden Vladimir Putin kepada Presiden Diaz Canel, saat menyampaikan instruksi Presiden," isi pernyataan biro pers kantor perdana menteri, seperti dikutip TASS, Rabu (13/10).

Borisov dalam pertemuan itu mengatakan, "Intensitas kontak bilateral, menunjukkan sifat saling percaya dan konstruktif dari dialog antara negara-negara kita. Dinamika ini tetap ada, meskipun ada realitas ekonomi karena pandemi. Kuba adalah salah satu mitra ekonomi asing prioritas Rusia di Amerika Latin dan Karibia."

Di tengah sulitnya situasi yang disebabkan oleh pandemi dan blokade yang diluncurkan AS terhadap Kuba, Rusia tetap memprioritas kemitraannya dengan Kuba.

Begitupun mengenai bantuan kemanusiaan. Rusia mengirimkan beberapa gelombang bantuan kemanusiaan ke Kuba selama pandemi, berupa produk makanan, serta kebutuhan dasar dan obat-obatan, ventilator paru-paru buatan, stasiun oksigen dan barang-barang lainnya, menurut informasi kantir perdana menteri.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA