Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Pekerja Migran Indonesia yang Terampil dan Potensial Diperlukan di Brunei Darussalam

LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 09 November 2021, 06:48 WIB
Pekerja Migran Indonesia yang Terampil dan Potensial Diperlukan di Brunei Darussalam
Kunjungan Duta Besar Indonesia untuk Brunei Darussalam, Sujatmiko ke Pusat Komando BP2MI/Ist
Perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri menjadi fokus perhatian Kedutaan Besar Republik Indonesia di Brunei Darussalam, untuk ikut mewujudkan nawacita Presiden Joko Widodo yaitu melindungi hak dan keselamatan WNI di luar negeri, khususnya pekerja migran.

Dalam pertemuannya dengan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani, Senin (8/11), Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam Dr. Sujatmiko menyampaikan perlu membangun sinergi seluruh pemangku kepentingan yang menangani urusan PMI.  

Dimulai dengan pembenahan dari hulu, misalnya persiapan PMI sebelum berangkat bekerja di luar negeri. Ini  mengingat banyak PMI yang menghadapi masalah ketika bekerja di luar negeri akibat tidak adanya persiapan. Persiapan ini termasuk bekal ketrampilan dan pengetahuan, serta kesiapan mental menghadapi pekerjaan di luar negeri.

Menjelang dibukanya kembali kran pekerja asing di Brunei, Dubes Sujatmiko  meminta BP2MI dapat mempersiapkan pekerja-pekerja yang berkeahlian dan semi-ahli. Ia memperkirakan bahwa permintaan pekerjaan asing akan melonjak setelah Brunei sempat menutup arus pekerja asing selama pandemi.

Menanggapi permintaan Dubes, Benny Rhamdani mengajak Dubes meninjau Command Center (Pusat Komando) BP2MI. Di Pusat Komendo itu, dapat diketahui data-data PMI dan persoalan mereka di berbagai negara, serta aduan-aduan yang disampaikan oleh PMI. Selain itu, melalui Pusat Komando tersebut dapat diketahui lokasi keberadaan PMI.

Inilah pentingnya seorang PMI berangkat dengan prosedur yang benar, sehingga keberadaannya dapat diketahui dengan jelas, menurut Benny.

Dubes pun menyambut gembira adanya Pusat Komando BP2MI dan berharap dapat semakin meningkatkan pelayanan pelindungan terhadap PMI di berbagai negara. Diharapkan, Pusat Komando ini dapat meningkatkan sinergi dan kolaborasi BP2MI dengan Perwakilan RI dalam rangka meningkatkan pelindungan terhadap PMI.

Dalam pertemuan yang juga didampingi oleh Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler serta Sekretaris Satu Fungsi Ekonomi, Dubes mengharapkan biaya keberangkatan PMI ke luar negeri dapat semakin turun dengan meminimalisir keterlibatan oknum-oknum yang mengambil keuntungan.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA