Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Indonesia Bukukan Transaksi Rp 47 Miliar Pada Hari Pertama Pameran Food Africa 2021 di Mesir

LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 13 Desember 2021, 15:49 WIB
Kabar menggembirakan datang dari Pameran Dagang Internasional Food Africa 2021. Di hari pertama pameran, Minggu (12/12), dua  perusahaan Indonesia berhasil mencatat transaksi bisnis senilai Rp 47 miliar.

Dua perusahaan itu,  PT Anugerah Global Sampurna dan Golden Coffee Bean, sukses melakukan transaksi dengan nilai yang fantastis bersama dengan tiga perusahaan Mesir, yaitu El Nada for Import & Export, Knuz ElBon Import & Export, dan Haggag for Import & Export.

Nilai tersebut diperkirakan akan bertambah mengingat beberapa negosiasi masih berlangsung.

Prestasi ini menjadi penyemangat bagi sepuluh perusahaan Indonesia lainnya yang juga turut berpartisipasi dalam pameran yang berlangsung 12- 14 Desember 2021.

Perusahaan itu sebagian besar merupakan UMKM yang menawarkan berbagai jenis produk, seperti rempah-rempah, kacang-kacangan, wafer, biskuit, keripik kulit ikan, bumbu masakan, bawang goreng, terasi, mie kuah tauco, tepung adonan untuk bakso, kopi dan produk turunan sawit (shortening dan vegetable oil).
Kuasa Usaha ad Interim (KUAI) KBRI Kairo, M. Aji Surya menerangkan, kehadiran Indonesia dalam even Food Africa ini untuk memberikan gambaran kepada para buyer baik buyer Mesir, Timur Tengah, dan Afrika, bahwa produk Indonesia dapat bersaing secara kualitas dan harga dan memiliki potensi yang besar untuk pasar di kawasan.

“Keikutsertaan Indonesia di ajang pameran dagang Food Africa ini sebagai upaya bersama KBRI Kairo dengan Kemendag RI untuk mengembangkan penetrasi produk pangan Indonesia baik di Mesir maupun negara-negara Afrika lainnya, khususnya dari kalangan UMKM Indonesia,” jelas Aji Surya, dalam keterangan yang di terima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (13/12).

Keikutsertaan Indonesia pada pameran Food Africa 2021 ini juga sebagai bentuk dukungan Pemerintah RI pada program Indonesia Spice up the World yang digagas oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarinvest) yang belum lama ini dilaunching secara resmi pada Dubai Expo.

Atase Perdagangan KBRI Kairo, Irman Adi Purwanto Moefthi, mengatakan, kegiatan pameran Food Africa ini adalah pameran yang ditunggu-tunggu oleh para buyer potensial.

"Banyak buyer kopi dan rempah-rempah serta produk pangan lainnya  yang sengaja datang dari luar kota Kairo seperti Alexandria, Damietta, Beni Suef, Suez dan kota-kota lainnya di Mesir," katanya.

Produk pertanian dan perikanan hasil laut sangat dominan diminati para buyer Mesir.

Sebagai catatan, nilai ekspor non migas Indonesia ke Mesir pada Januari-September 2021 sebesar 1,09 Miliar Dolar AS atau meningkat 45,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan ekspor produk makanan olahan Indonesia pada periode Januari-September 2021 sebesar 21,38 juta dolar AS atau meningkat sebesar 26,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA