Sembilan Calon Presiden 2024
Sembilan Calon Presiden 2024
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Di Bawah Salju Tebal, Warga China Peringati 128 Tahun Kelahiran Ketua Mao Zedong

LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 27 Desember 2021, 07:17 WIB
Di Bawah Salju Tebal, Warga China Peringati 128 Tahun Kelahiran Ketua Mao Zedong
Penduduk lokal dan turis memberikan penghormatan kepada Ketua Mao Zedong di depan patungnya di alun-alun di pusat kota Changsha, ibu kota Provinsi Hunan, Tiongkok, 26 Desember 2021/Net
Salju tebal yang mengguyur Kota Shaosan tidak menghalangi ribuan warga lokal dan turis asing untuk mengunjungi patung peringatan Ketua Mao Zedong di hari kelahirannya yang ke-128 tahun pada Minggu (26/12) waktu setempat.

Global Times melaporkan, sejak pagi para pengunjung sudah berdatangan ke alun-alun patung perunggu Mao Zedong di Shaoshan, kampung halaman mendiang pemimpin China itu.

Sehari sebelumnya, Badan Antariksa Nasional China mengirimkan hadiah istimewa berupa debu bulan dan tanah yang diambil oleh wahana Chang'e-5 yang dikembalikan ke Bumi pada 2020 ke kota kelahiran Mao, menandai peluncuran basis penyimpanan cadangan untuk sampel bulan untuk proyek eksplorasi bulan China.

Berbicara di acara tersebut, Zhang Kejian, kepala Badan Antariksa Nasional China, menekankan bahwa menyimpan sampel bulan di Shaoshan mewakili rasa hormat dan pemikiran yang mendalam terhadap mendiang pemimpin China dan pencapaian besarnya bagi rakyat China dan seluruh dunia, dan itu juga menjawab untuk visi besar Ketua Mao tentang "Kita dapat menurunkan bulan dari Surga Kesembilan" dengan keberhasilan China di luar angkasa.

Seorang staf Mao Memorial Hall mengatakan kunjungan tahun ini sama ramainya seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Jumlah pengunjung ke Memorial Hall hari ini tinggi, seperti yang selalu terjadi pada hari ulang tahun Mao. Tiket sudah penuh dipesan sejak awal," ujarnya.

"Saya mengunjungi Lapangan Tiananmen setiap tahun pada hari ini untuk menghormati Ketua Mao," kata seorang pengunjung.

"Tahun 2021 menandai peringatan 100 tahun berdirinya Partai, ketika kita tidak boleh melupakan semangat yang dia (Mao) ajarkan kepada kita dan warisan yang dia tinggalkan," ujarnya.

Mereka yang tidak dapat hadir ikut memberi penghormatan kepada mendiang, secara online. Media sosial China, Sina Weibo bahkan mencatat ada sekitar 120 ribu bahasan yang berhubungan dengan tagar ulang tahun ke-128 Ketua Mao.

Banyak warganet China mengatakan bahwa seiring berjalannya waktu dan saat China sekarang menghadapi perubahan yang cepat dan tantangan yang tak terlihat baik dari dalam maupun luar negeri, mereka menjadi lebih memahami dan dapat lebih memahami teori-teori Mao.

Salah satu ungkapan Mao, "biarkan kaum reaksioner dari dalam dan luar negeri menggigil di depan kita; biarkan mereka mengkritik kita tentang ini dan itu, orang-orang Tiongkok akan mencapai tujuan kita dengan mantap melalui usaha yang gigih" ikut menjadi trending topic, dan banyak yang menggunakan kalimat ini untuk menegur tindakan keras dan noda beberapa negara Barat terhadap China.

Mao adalah seorang tokoh filsuf dan pendiri negara Republik Rakyat Tiongkok. Ia menjadi pemimpin Ketua Partai Komunis China dari berdirinya negara tersebut pada tahun 1949 sampai kematiannya pada tahun 1976.

Mao lahir pada 26 Desember 1893, dan turup usia pada 9 September 1976 d8 Beijing.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA