Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Kecam Penggusuran Paksa Rumah di Sheikh Jarrah, MUI Dorong Israel Dibawa ke Pengadilan Internasional

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Jumat, 21 Januari 2022, 12:57 WIB
Kecam Penggusuran Paksa Rumah di Sheikh Jarrah, MUI Dorong Israel Dibawa ke Pengadilan Internasional
Puing-puing rumah milik warga Palestina di Sheikh Jarrah yang dihancurkan oleh Israel/Net
Pengusiran secara paksa dan pembongkaran rumah milik warga Palestina di Sheikh Jarrah oleh Israel merupakan bentuk terorisme sistematif.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim mengecam tindakan Israel dalam pernyataannya yang diterima redaksi Kantor Berita Politik RMOL pada Jumat (21/1).

Sudarnoto mengatakan, ia mendukung Shaikh al-Azhar Shaikh Ahmd El- Taheb dan Raja  Yordania Abdullah yang mengutuk pembongkaran rumah keluarga milik warga Palestina, Salehiyah, di Sheikh Jarrah pada Rabu (19/1).

"Ini adalah tindakan teror yang kasat mata dilakukan secara sistematis terhadap rakyat Palestina," kata Sudarnoto.

Terorisme, kata Sudarnoto, merupakan musuh setiap orang dan negara, sehingga tindakan teror Israel terhadap rakyat Palestina harus diperangi, termasuk oleh Amerika Serikat (AS).

Menurutnya, AS harus mempelopori perubahan konstruktif Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) agar bisa berdaya menghentikan genosida di Palestina.

Lebih lanjut, ia mendorong agar tindakan Israel dibawa ke pengadilan internasional.

"Seret Israel ke pengadilan internasional atas semua kejahatan dan pelanggaran berat HAM yang telah berjalan bertahun-tahun. Karena itu, masyarakat sipil di negara mana pun perlu memperkuat aliansi mendorong agar Israel diberi sanksi internasional," seru Sudarnoto.

Dosen Hubungan Internasional di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini juga meminta pemerintah Indonesia untuk terus membela rakyat dan bangsa Palestina sesuai dengan amanat Pembukaan UUD 1945.

Ia menilai, ketegasan pemerintah Indonesia sangat dibutuhkan sehingga tidak ada satu pejabat tinggi negara, aktor dunia usaha, tokoh publik, maupun warga Indonesia yang melakukan hubungan dan menerima ajakan membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

"Jangan khianati amanah Pembukaan UUD, dukung dan bantu terus perjuangan rakyat dan bangsa Palestina," tegasnya.

Aksi penggusuran yang dilakukan oleh Israel merupakan tindakan kekerasan terbaru terhadap Palestina.

Selama bulan Ramadhan tahun lalu, terjadi penyerangan brutal Israel ke Masjidil Aqsha yang berakhir dengan gencatan senjata. Kendati begitu, Israel tidak menunjukkan itikad baik terhadap rakyat dan bangsa Palestina.

Bagi Sudarnoto, tindakan Israel bukan sekadar menunjukkan Islamofobia, tetapi juga anti terhadap kebersamaan antaragama.

ARTIKEL LAINNYA