Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Mundurnya Sarkissian sebagai Presiden Armenia Tidak Mengubah Kebijakan Luar Negeri Armenia

LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 24 Januari 2022, 11:52 WIB
Mundurnya Sarkissian sebagai Presiden Armenia Tidak Mengubah Kebijakan Luar Negeri Armenia
Presiden Armenia Armen Sarkissian/Net
Warga Armenia memiliki hak untuk memilih presidennya yang baru, menyusul pengunduran diri Armen Sarkissian pada Minggu (23/1).

Seorang sumber di parlemen Armenia yang tidak disebutkan namanya mengatakan, sudah waktunya warga Armenia memilih presidennya. Presiden yang saat ini mengundurkan diri, mengatakan ia sedikit pengaruh pada agenda kebijakan luar negeri atau urusan dalam negeri. Di sini, Perdana Menteri adalah orang yang memiliki kekuatan itu," katanya seperti dikutip dari TASS.

Sarkassian saat mengumumkan pengunduran dirinya mengatakan harapannya bahwa ke depannya akan ada pengaruh yang lebih besar dari presiden yang baru yang selama ini tidak ia dapatkan. Namun, sumber di parlemen tadi mengatakan, kebijakan luar negeri Armenia, termasuk hubungannya dengan Rusia, tidak mungkin berubah setelah pengunduran diri Sarkissian.

Hal tersebut kemudian diperkuat dengan pernyataan dari Viktor Volodatsky, wakil ketua pertama komite untuk urusan CIS.

"Kebijakan luar negeri Armenia tidak akan berubah setelah pengunduran diri presiden," katanya.  

Pengunduran diri Sarkissian mungkin dipicu karena ia tidak menyetujui tindakan tertentu, terkait proses domestik, yang sedang, mungkin atau akan terjadi di Armenia.

"Jadi, itu haknya. Dia adalah orang yang dihormati di masyarakat sipil Armenia. Saya pikir dia akan melanjutkan aktivitasnya di politik," kata Viktor mengenai Sarkissian.

Armen Sarkissian, yang terpilih sebagai presiden Armenia oleh parlemen pada 2018, mengumumkan pengunduran dirinya pada Minggu malam. Dia menjelaskan langkahnya dengan fakta bahwa presiden tidak memiliki instrumen untuk mempengaruhi isu-isu besar di negara ini.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA