Sembilan Calon Presiden 2024
Sembilan Calon Presiden 2024
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Dikunjungi Vucic, Xi Jinping Sebut Hubungan China-Serbia adalah "Persahabatan Berbaju Besi"

LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 05 Februari 2022, 16:24 WIB
Dikunjungi Vucic, Xi Jinping Sebut Hubungan China-Serbia adalah
Presiden China Xi Jinping bertemu dengan Presiden Serbia Aleksandar Vucic yang sedang berkunjung di Aula Besar Rakyat di Beijing, ibu kota China, 5 Februari 2022/Net
Pertemuan tatap muka ketujuh antara Presiden Serbia Aleksandar Vucic dan Presiden China Xi Jinping akhirnya terwujud pada Sabtu (5/2) waktu setempat.

Kehadiran Vucic di China merupakan bagian dari kunjungannya untuk menghadiri upacara pembukaan Olimpiade Beijing 2022 yang diselenggarakan pada Jumat malam (4/2).

Dalam pertemuan itu, Xi memuji "persahabatan berbaju besi" dan kepercayaan politik timbal balik tingkat tinggi antara China dan Serbia, dengan mengatakan hubungan bilateral telah bertahan dalam ujian waktu dan mereka adalah model hubungan internasional.

"Kerja sama China-Serbia telah berkembang pesat," kata Xi, yang mengarah ke banyak proyek infrastruktur dan energi antara kedua negara, seperti dikutip dari Xinhua.

Presiden China mengatakan Beijing dan Beograd harus mengembangkan hubungan dalam perspektif strategis dan jangka panjang serta secara tegas mendukung kepentingan inti masing-masing.

"Kedua negara harus memajukan kerja sama berkualitas tinggi di bawah Belt and Road Initiative Inisiatif dan menerjemahkan persahabatan tradisional China-Serbia menjadi hasil kerja sama yang lebih nyata yang akan lebih menguntungkan kedua bangsa," kata Xi.

Pemimpin China juga menyatakan kesediannya untuk memberikan lebih banyak dukungan dan bantuan kepada Serbia untuk memerangi pandemi Covid-19, dan memperkuat kerja sama produksi bersama vaksin dan pemulihan ekonomi.

Vucic pada bagiannya memuji upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan rakyat Tiongkok atas keramahannya yang hangat.

"Serbia adalah teman sejati China, dan negaranya menghormati China dan mengagumi kepemimpinan kuat China," kata Vucic.

"Persahabatan antara kedua negara tidak akan diubah oleh tekanan atau kesulitan apa pun," tambahnya.

"Serbia selalu berdiri teguh dengan orang-orang China pada isu-isu yang menyangkut kepentingan inti China, seperti Xinjiang dan wilayah Taiwan," lanjut Vucic.

Presiden Serbia juga berjanji perkuat kerja sama perdagangan dan investasi hingga pertukaran manusia dan budaya di era pasca-Covid.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA