Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Diingatkan Agar Belajar dari Situasi Ukraina, China Minta Amerika "Ngaca"

LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 23 April 2022, 15:33 WIB
Diingatkan Agar Belajar dari Situasi Ukraina, China Minta Amerika
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian/Net
Peringatan agar China mengambil pelajaran dari situasi di Ukraina seperti yang dilontarkan Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman,  mendapat tanggapan dari Beijing.

Berbicara pada konferensi pers Jumat (22/4), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian kembali menegaskan posisi jelas China dalam konflik Rusia dan Ukraina.

"Posisi China dalam masalah Ukraina tulus, adil, objektif dan tidak tercela. Sebaliknya, pihak AS yang memiliki rekam jejak yang buruk pada masalah yang seperti itu," kata Zhao, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu (23/4).

"Kami menyarankan pihak AS untuk melihat ke cermin dan mengelola urusannya sendiri dengan benar sebelum menuding orang lain," ujarnya.

Dia mengatakan pernyataan yang dibuat oleh Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman sepenuhnya klise dan merupakan trik lama untuk mencoreng dan memfitnah China.

Sherman pada sebuah acara di Brussels, Kamis (21/4) menuduh bahwa China selama ini mendukung langkah invasi Rusia ke Ukraina dengam ikut menyebarkan disinformasi Rusia. China juga dianggap memiliki kepentingan dengan Rusia karena tidak ikut menjatuhkan sanksi. China, hanya memikirkan kepntingannya sendiri.

Sherman kemudian berharap Beijing akan mendapat "pelajaran yang benar" dari perang Rusia, termasuk bahwa China tidak dapat memisahkan AS dari sekutunya, Ukraina.

"Fakta telah membuktikan bahwa China adalah pembangun perdamaian dunia, kontributor pembangunan global, dan pembela tatanan internasional," demikian Zhao.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA