Sembilan Calon Presiden 2024
Sembilan Calon Presiden 2024
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Singgung Taiwan, PM Kishida: "Ukraina Kedua" Bisa Jadi Ada di Asia Timur

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Jumat, 06 Mei 2022, 13:21 WIB
Singgung Taiwan, PM Kishida:
Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida/Net
Invasi Rusia terhadap Ukraina dikhawatirkan dapat memicu hal serupa di kawasan atau belahan dunia lainnya. Kekhawatiran ini telah banyak diutarakan, termasuk oleh Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida.

Berbicara di London pada Kamis (5/5), Kishida mengatakan, invasi ke Ukraina dapat terjadi di Asia Timur jika dunia tidak bersatu dalam merespons situasi yang saat ini terjadi.

"Kita harus berkolaborasi dengan sekutu dan negara-negara yang berpikiran sama, dan tidak pernah mentolerir upaya sepihak untuk mengubah status quo dengan penggunaan kekuatan di Indo-Pasifik, terutama di Asia Timur," ujarnya setelah bertemu dengan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

"Ukraina mungkin menjadi Asia Timur besok," imbuhnya.

Secara khusus, Kishida menyoroti pentingnya menjaga stabilitas dan perdamaian di Selat Taiwan.

China mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya. Sementara Taiwan memiliki pemerintahannya sendiri.

Sejak awal Rusia meluncurkan apa yang mereka sebut sebagai operasi militer khusus ke Ukraina, Taiwan sudah meningkatkan kewaspadaan, khawatir jika Beijing melakukan hal serupa.

Kishida menekankan, perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan sangat penting tidak hanya untuk keamanan Jepang tetapi juga untuk stabilitas masyarakat internasional.

“Jepang mempertahankan posisinya untuk mengharapkan resolusi damai melalui dialog untuk isu-isu seputar Taiwan. Dan situasinya akan diawasi dengan cermat dari perspektif itu," tambah Kishida.

Lebih lanjut, Kishida mengatakan G7 harus menunjukkan ada konsekuensi kekerasan Rusia di Ukraina.

ARTIKEL LAINNYA