Sembilan Calon Presiden 2024
Sembilan Calon Presiden 2024
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Presiden Dewan Eropa Kunjungi Hiroshima, Bahas Ancaman Nuklir Global

LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO
  • Jumat, 13 Mei 2022, 14:28 WIB
Presiden Dewan Eropa Kunjungi Hiroshima, Bahas Ancaman Nuklir Global
Presiden Dewan Eropa Charles Michel /Net
Presiden Dewan Eropa Charles Michel telah menyatakan keamanan global berada di bawah ancaman dari invasi Rusia ke Ukraina dan uji coba rudal Korea Utara baru-baru ini.

Hal itu disampaikan pada kunjungannya ke Hiroshima di Jepang, kota pertama yang mengalami serangan bom atom Amerika Serikat pada 1945.

Charles mengatakan kota Hiroshima adalah ‘pengingat jelas’ bagi aturan internasional untuk perlucutan senjata nuklir dan kontrol senjata.

"Saat kita berbicara, keamanan global berada di bawah ancaman. Rusia, negara bersenjata nuklir  menyerang negara berdaulat Ukraina, sambil membuat referensi yang memalukan dan tidak dapat diterima untuk penggunaan senjata nuklir," ujar Charles dalam pidatonya, dimuat oleh Reuters, Jumat (12/5).

"Ini tidak hanya menggoyahkan keamanan Eropa, tetapi juga meningkatkan risiko bagi seluruh dunia. Dan di sini, di lingkungan Anda (rakyat Jepang), uji coba rudal ilegal dan provokatif Korea Utara yang baru saja terjadi kemarin, meningkatkan ketegangan dan membahayakan keselamatan kita bersama,” imbuhnya.

Charles kemudian menjelaskan tantangan mendesak itulah mengapa kemitraan yang dibangun di atas perdamaian dan tatanan internasional berbasis aturan seperti kemitraan Jepang-Uni Eropa bersifat sangat penting.

“Tugas generasi kita adalah memperkuat norma-norma perlucutan senjata nuklir dan non-proliferasi yang ada dan menjadikannya universal,” tegas Charles.

Berada di kampung halaman Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, Michel mengatakan bahwa ia merasakan ikatan yang kuat antara Eropa dan Jepang.

“Jadi tidak mengherankan jika Eropa dan Jepang, yang menderita akibat perang dunia, sangat bertekad untuk memastikan hal ini tidak akan pernah terjadi lagi,” demikian Charles.

ARTIKEL LAINNYA