Sembilan Calon Presiden 2024
Sembilan Calon Presiden 2024
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Ukraina Jamin Senjata Kiriman Jerman Tidak Akan Digunakan untuk Menyerang Rusia

LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 23 Juni 2022, 14:49 WIB
Ukraina Jamin Senjata Kiriman Jerman Tidak Akan Digunakan untuk Menyerang Rusia
Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht /Net
Kekhawatiran bahwa senjata bantuan Berlin akan digunakan Ukraina untuk menyerang Rusia, ditepis oleh Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht yang merujuk pada janji Kiev.

Dikatakan Lambrecht, janji tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Ukraina Aleksey Reznikov saat mengunjungi Brussel minggu lalu.

"Penting baginya untuk membuat jaminan yang jelas bahwa senjata itu hanya akan digunakan untuk pertahanan dan tidak akan digunakan untuk menyerang wilayah Rusia. Dia melakukan," kata Lambrecht dalam sebuah laporan kepada Bundestag, seperti dikutip dari RT, Rabu (22/6).

Pada Selasa, Reznikov mengumumkan pengiriman PzH 2000-an ke Ukraina. Dia secara pribadi berterima kasih kepada Lambrecht atas kiriman tersebut.

Pemerintah Ukraina memberikan janji serupa kepada pemasok senjata berat Barat lainnya, yang khawatir bahwa penggunaannya terhadap target di Rusia dapat meningkatkan konflik secara serius. Para pejabat di Kiev mengindikasikan bahwa mereka menganggap Krimea sebagai bagian dari negara mereka daripada Rusia, dan karena alasan itu kemungkinan akan diserang dengan senjata Barat.

Menteri pertahanan Jerman mengatakan kepada anggota parlemen bahwa mulai minggu depan spesialis artileri Ukraina akan memulai pelatihan dalam penggunaan varian Jerman dari sistem roket M270 MLRS buatan AS, MARS II.

"Berlin akan mengirim tiga peluncur tersebut ke Ukraina, turun dari rencana awal untuk empat," tegasnya.

Pada hari Selasa, Berlin merilis rincian senjata dan peralatan militer yang dijanjikan akan dikirim ke Ukraina. Di antara senjata berat dalam daftar adalah 54 pengangkut personel lapis baja M113, 30 senjata antipesawat self-propelled Gepard dan satu sistem pertahanan udara IRIS-T SLM.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA