Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Demi Masuk Eropa, Ribuan Migran Ilegal Panjat Pagar Kawat di Perbatasan Maroko

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Selasa, 28 Juni 2022, 21:39 WIB
Demi Masuk Eropa, Ribuan Migran Ilegal Panjat Pagar Kawat di Perbatasan Maroko
Ribuan migran ilegal memanjat pagar kawat di perbatasan Maroko/Net
Diperkirakan sebanyak 2.00 migran ilegal berusaha memasuki kota Melilla yang dikuasai Spanyol dengan memanjat pagar kawat di Kota Nador, perbatasan Maroko, Jumat (24/6).

Tidak sedikit dari migran ilegal yang yang membawa senjata api dan alat pemukul yang mematikan. Mereka menyerang aparat keamanan Maroko yang menghalang-halangi mereka memanjat pagar kawat duri di perbatasan.

Banyak migran ilegal yang tewas karena terinjak dan kelelahan. Sebagian lagi karena terjatuh dari atas pagar.

Tidak diketahui berapa orang yang meninggal, namun sebanyak 76 migran terluka, dan 13 lainnya terluka parah karena jatuh dari puncak pagar.

Aparat keamanan Maroko berusaha mengendalikan keadaan, terlebih karena mereka dihujani tembakan oleh kelompok migran ilegal yang bersenjata. Bentrokan pecah. Setidaknya 140 polisi Maroko terluka. Lima di antaranya mengalami luka parah.

Dari keterangan yang diterima redaksi pada Selasa (28/6), korban luka dievakuasi ke Rumah Sakit Al Hassani di Nador dan Rumah Sakit Universitas Oujda.

Pihak berwenang Maroko dan Spanyol menyebut lebih dari 100 migran berhasil menyeberang dari Maroko ke Melilla.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan kekacauan tersebut diorganisir oleh mafia perdagangan manusia.

Melilla merupakan daerah kantong Spanyol yang terletak di pantai utara Afrika. Selama ini kota tersebut menjadi target migran Sub-Sahara yang berusaha masuk ke Eropa.

Sejumlah langkah telah dilakukan oleh otoritas Maroko, termasuk membongkar lebih dari 1.300 jaringan mafia perdagangan manusia selama lima tahun terakhir.

Maroko juga membuat kebijakan repatriasi secara sukarela bagi para migran.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA