Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Dapat Jaminan, Turki Akhirnya Dukung Finlandia dan Swedia Masuk NATO

LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 29 Juni 2022, 07:53 WIB
Dapat Jaminan, Turki Akhirnya Dukung Finlandia dan Swedia Masuk NATO
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjabat tangan dengan PM Swedia Magdalena Andersson/Net
Jalan Finlandia dan Swedia untuk masuk menjadi anggota NATO akhirnya benar-benar terbuka setelah Turki mencabut keberatannya. Turki juga akan mengundang kedua negara pada pertemuan puncak NATO yang akan datang di Spanyol.

Kabar tersebut diumumkan Presiden Finlandia Sauli Niinisto setelah pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson, pada Selasa (28/6) waktu setempat.

Ketiga negara menandatangani nota kesepahaman pada pertemuan tersebut, yang diselenggarakan dengan dukungan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg.

“Langkah-langkah konkret untuk aksesi kami ke NATO akan disepakati di antara sekutu NATO selama dua hari ke depan, tetapi keputusan itu sekarang sudah dekat,” kata Niinisto, seperti dikutip dari AFP, Rabu (29/6).

“Saya senang bahwa tahap perjalanan Finlandia menuju keanggotaan NATO ini telah selesai," ujarnya.

Menurut Turki, Finlandia dan Swedia berjanji untuk “mengutuk terorisme dalam segala bentuknya” dan mengakhiri dukungan mereka untuk organisasi yang telah ditetapkan Ankara sebagai teroris – termasuk kelompok Kurdi PKK dan YPG, serta gerakan yang dipimpin oleh ulama pengasingan Fetullah Gulen, yang oleh pemerintah Turki disebut sebagai FETO.

“Turki mendapatkan apa yang diinginkannya,” kata Erdogan dalam sebuah pernyataan setelah kesepakatan diumumkan.

Berbicara pada konferensi pers setelah pertemuan, Stoltenberg mengatakan bahwa Finlandia dan Swedia akan menjadi pengamat di NATO pada KTT mendatang. Dia menambahkan bahwa memorandum tersebut mencakup ketentuan tentang memerangi terorisme dan ekspor senjata, termasuk mengadopsi undang-undang nasional yang lebih ketat.

Finlandia dan Swedia memberlakukan embargo senjata terhadap Turki pada 2019, atas intervensi Ankara di Suriah. Turki juga dilaporkan menuntut agar Stockholm dan Helsinki menutup kantor dan melarang publikasi milik FETO, membekukan aset yang terkait dengan kelompok yang telah ditetapkan sebagai teroris, dan bahkan melarang mereka berdemonstrasi di depan umum.

Oposisi Ankara mengancam akan menggagalkan rencana NATO untuk mengundang Swedia dan Finlandia pada pertemuan puncak di Madrid yang dimulai pada Selasa.

Kedua negara Skandinavia yang secara tradisional netral menyatakan keinginan mereka untuk bergabung dengan aliansi yang dipimpin AS pada bulan April, mengutip konflik saat ini di Ukraina.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA