Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Manfaatkan KTT G20, Penny Wong dan Wang Yi Lakukan Pertemuan untuk Perbaiki Hubungan Australia-China

LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 09 Juli 2022, 14:47 WIB
Manfaatkan KTT G20, Penny Wong dan Wang Yi Lakukan Pertemuan untuk Perbaiki Hubungan Australia-China
Menlu Australia Penny Wong dan Menlu China Wang Yi/Net
Pertemuan antara menteri luar negeri Australia dan China diyakini akan membawa perkembangan penting dalam hubungan kedua negara yang selama ini compang-camping.

Penny Wong dan Wang Yi bertemu pada Jumat malam (8/7), di sela-sela KTT Menteri Luar Negeri G20 yang sedang berlangsung di Bali.

Wong mengatakan, pertemuan pertama antara menlu kedua negara setelah hampir tiga tahun berlangsung konstruktif.

Menlu Australia mengaku keduanya berbicara terus terang tentang perbedaan prioritas dan keprihatinan untuk negara mereka, dan sepakat bahwa sangat penting untuk menstabilkan hubungan.

"Saya menyambut baik diskusi kami tentang masalah yang menjadi perhatian antara kedua negara kami, serta kemakmuran, keamanan, dan stabilitas kawasan," kata Wong, seperti dikutip dari 9News, Sabtu (9/7).

Wong mengakui mereka berbicara terus terang dan mendengarkan dengan cermat prioritas dan perhatian satu sama lain.

"Saya menyampaikan keprihatinan Australia tentang berbagai masalah bilateral, regional, perdagangan dan konsuler," ujarnya.

Pertemuan para menteri luar negeri merupakan bagian dari prioritas penting bagi Pemerintah Perdana Menteri Anthony Albanese untuk memulihkan hubungan antara Canberra dan Beijing.

Dari apa yang dikatakan Wong setelah pertemuan menunjukkan langkah maju yang produktif.

"Australia dan China telah memperoleh banyak hal melalui kekuatan hubungan ekonomi dan hubungan antar masyarakat kami," kata Wong.

"Kami memiliki perbedaan, tetapi kepentingan kedua negara kami untuk menstabilkan hubungan," ujarnya.

"Pemerintah Australia akan selalu berusaha untuk menyelesaikan masalah dengan tenang dan konsisten di bawah Kemitraan Strategis Komprehensif kami dan sesuai dengan kepentingan nasional kami," demikian Wong.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA