Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Lewat Telepon, Johnson Kembali Yakinkan Zelenskiy Tentang Dukungan Berkelanjutan dari Inggris untuk Ukraina

LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 23 Juli 2022, 14:25 WIB
Lewat Telepon, Johnson Kembali Yakinkan Zelenskiy Tentang Dukungan Berkelanjutan dari Inggris untuk Ukraina
Boris Johnson/Net
Sama seperti janjinya saat masih menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengatakan kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy bahwa Inggris akan tetap meneruskan tekadnya untuk selalu mendukung Ukraina

Lewat panggilan telepon pada Jumat (22/7), Johnson menegaskan lagi dukungan Inggris yang tidak berubah dan dan goyah terlepas dari siapa yang menjadi perdana menteri berikutnya, seperti dilaporkan AFP.

Johnson yang mengumumkan pengunduran dirinya pada 7 Juli di tengah gelombang skandal dan pembelotan oleh para menteri Kabinetnya, mengatakan dia akan tetap di jabatannya sampai partai memilih pemimpin baru pada bulan September. Artinya, masih ada beberapa minggu lalu untuk meneruskan janjinya kepada Ukraina.

Bukan hanya dirinya, Inggris Raya, di bawa naungan Perdana Menteri yang Baru, akan tetap setiap kepada Ukraina. Bahkan, dua kandidat yang bersaing untuk menggantikan posisinya, yaitu mantan Menteri Keuangan Rishi Sunak dan Menteri Luar Negeri Liz Truss, telah berjanji dalam kampanye mereka untuk mempertahankan dukungan diplomatik dan militer yang kuat untuk Kyiv.

Johnson adalah politikus dan pemimpin yang telah menjadi salah satu pendukung Ukraina yang paling aktif dan vokal. Dua kali mengunjungi Ukraina selama masa invasi Rusia, telah membuktikan loyalitas seorang pemimpin kepada Ukraina.

Bahkan, ketika mengucapkan salam perpisahan  dalam penampilan terakhirnya di House of Commons pada Rabu (20/7), ia menitip pesan untuk calon penggantinya nanti agar terus membela Ukraina.

"Pertama, Tetap dekat dengan Amerika; pertahankan Ukraina; pertahankan kebebasan dan demokrasi di mana-mana," katanya disambut sorak-sorai dari rekan-rekan Partai Konservatif.

"Selanjutnya, fokus pada jalan di depan, tapi selalu ingat untuk memeriksa kaca spion," katanya lagi.

Kemudian yang terakhir ia mengatakan, "Di atas segalanya, bukan Twitter yang diperhitungkan. Orang-oranglah yang mengirim kita ke sini."

Salam perpisahan Johnson membawa keharuan dan memicu tepuk tangan meriah yang menggema di penjuru gedung parlemen.

Tekad Johnson mendapat apresiasi dari Zelenskiy yang mengucapkan berterima kasih kepadanya.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA