Liga RMOL
Liga RMOL Mobile
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Perusahaan Konstruksi Indonesia Menangkan Tender Proyek Perbaikan Jalan dengan Timor Leste Senilai 23 Juta Dolar AS

LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 09 Agustus 2022, 09:04 WIB
Perusahaan Konstruksi Indonesia Menangkan Tender Proyek Perbaikan Jalan dengan Timor Leste Senilai 23 Juta Dolar AS
Jembatan Noe-Fefan/Net
Perusahaan konstruksi di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara Indonesia, PT Waskita Karya (Persero) Tbk berhasil memenangkan tender proyek infrastruktur dengan Pemerintah Timor-Leste.

Kesepakatan senilai 23 juta dolar AS tersebut dimaksudkan untuk proyek perbaikan jalan pedesaan sepanjang 16 Km di distrik Oe-Kusi Ambeno, Timor-Leste.

Menurut dokumen tender yang diakses The Oe-Kusi Post, proyek jalan tersebut membentang sepanjang 16 km dari jembatan Noe-Fefan hingga Desa Oe-Nunu yang terletak di Kecamatan Nitibe.

Presiden Daerah Administratif Khusus Oe-Kusi Ambeno, Arsenio Paixão Bano mengatakan, hasil tender proyek perbaikan jalan mulai dari jembatan Noe-Fefan di desa Lifau hingga desa Suni-Ufe (Oe-Nunu) telah dirilis dan akan diluncurkan ke publik dalam waktu sekitar tiga minggu.

"Kami sudah bertemu dengan project manager dari PT Waskita Karya untuk membahas tahapan persiapan peluncuran proyek jalan pedesaan dari jembatan Neo-Fefan hingga Oe-Nunu," kata Bano kepada wartawan di Oe-Kusi Ambeno, Rabu (3/8).

Bano menambahkan bahwa proses perbaikan jalan pedesaan kemungkinan akan menimbulkan sedikit masalah dengan kepemilikan tanah masyarakat, tetapi dia telah mengirim dua anggota Sekretaris Negara untuk urusan administrasi dan pertanahan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Dalam pertemuan tersebut, para ahli teknis dari PT Waskita Karya hanya menyampaikan dua hal. Yang pertama segera launching dan tandatangani kontrak karya, dan yang kedua tentang perluasan jalan yang akan mempengaruhi lahan masyarakat, tapi saya sudah membentuk tim saya untuk mengurus itu," kata Bano.

"Saya yakin masyarakat tidak akan membuat masalah besar karena mereka juga sangat membutuhkan kondisi jalan yang baik,” jelas .

Project Manager PT Waskita Karya Putu Hari berjanji akan melibatkan tenaga kerja lokal dalam proyek perbaikan jalan pedesaan ini.

“Proyek ini 50 persen akan mencari pekerja lokal untuk mengerjakan proyek jalan ini, namun kami masih berkoordinasi dengan teknisi kami untuk menentukan berapa banyak pekerja lokal yang dibutuhkan,” kata Putu.

Ini bukan pertama kalinya bagi PT Waskita Karya menjalin kerja sama dengan Pemerintah Timor-Leste. Sebelumnya, pada tahun 2014 perusahaan juga telah memenangkan proyek perbaikan jalan dari Sakato-Sumlili, Sumlili-Pante Makasar-Bandara, Airport-Lifau, dan no Lifau-Tono.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA