Liga RMOL
Liga RMOL Mobile
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Sri Lanka Masih Bergejolak, Pengunjuk Rasa Tuntut Pembubaran Parlemen

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Rabu, 10 Agustus 2022, 08:23 WIB
Sri Lanka Masih Bergejolak, Pengunjuk Rasa Tuntut Pembubaran Parlemen
Aksi protes anti-pemerintah di Sri Lanka/Net
Aksi protes anti-pemerintah di Sri Lanka belum padam. Ratusan warga berdemo untuk memprotes tindakan keras pemerintah atas aksi demonstrasi damai.

Pada Selasa (9/8), para pengunjuk rasa berkumpul di Lapangan Kemerdekaan, Kolombo. Mereka menuntut pemerintah mencabut penggunaan UU darurat.

Para pengunjuk rasa, yang dipimpin oleh tokoh agama dan serikat pekerja, mendesak diakhirinya penangkapan demonstran damai, dibubarkannya parlemen, dan segera tersedianya pasokan dasar sehari-hari.

Menurut laporan The National, ini adalah aksi protes terbaru dalam empat bulan demonstrasi yang dilakukan warga atas krisis ekonomi parah yang menghantam Sri Lanka.

Sejumlah demonstran awalnya mendesak Presiden Ranil Wickremesinghe yang baru ditunjuk untuk mundur dari jabatannya. Namun tuntutan tersebut kurang mendapat dukungan. Alih-alih, mereka menyerukan pemerintahan sementara, pembubaran parlemen, dan pemilu.

Wickremesinghe ditunjuk sebagai presiden untuk menggantikan Gotabaya Rajapaksa yang mengundurkan diri di tengah protes besar-besaran.

ARTIKEL LAINNYA