On The Road of Devoted Service for the People
On The Road of Devoted Service for the People
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Survei Terbaru Calon PM Inggris, Liz Truss Melesat Ungguli Rishi Sunak

LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 15 Agustus 2022, 12:36 WIB
Survei Terbaru Calon PM Inggris, Liz Truss  Melesat Ungguli Rishi Sunak
Liz Truss/Net
Proses penentuan calon perdana menteri Inggris hampir mendekati babak akhir, di mana Menteri Luar Negeri Liz Truss terus unggul dalam sejumlah survei dibanding saingannya, Rishi Sunak.

Survei terbaru yang dilakukan Opinium Research kepada anggota Partai Konservatif misalnya, menunjukkan bahwa Truss unggul 22 poin dari Sunak.

"Dari 450 anggota partai yang telah memutuskan bagaimana mereka akan memberikan suara dalam pemilihan kepemimpinan yang sedang berlangsung, menempatkan Truss 61 persen. Truss, yang dalam beberapa jajak pendapat terbukti menjadi yang terdepan, unggul dari mantan menteri keuangan Sunak yang memiliki 39 persen," kata Opinium, seperti dikutip dari Reuters, Senin (15/8).

Ukuran sampel keseluruhan, termasuk mereka yang tidak menyatakan preferensi pemungutan suara, adalah 570.

Sepertiga dari mereka, atau sekitar 29 persennya, mengatakan mereka telah memilih. Sementara,  47 persen lagi mengatakan mereka akan mengambil keputusan. Hanya 19 persen yang mengatakan mereka mungkin masih berubah pikiran.

Jajak pendapat yang dilakukan antara 8 - 12 Agustus itu menunjukkan ada tiga alasan utama untuk mendukung Truss, yaitu ketidaksukaan terhadap Sunak, persepsi bahwa dia lebih dapat dipercaya, dan bahwa dia tetap setia kepada Johnson.

Untuk diketahui, pengunduran diri Sunak di sebut-sebut telah membantu memicu kejatuhan Johnson.

Sementara itu, pendukung Sunak mengatakan dia lebih baik secara ekonomi dan paling kompeten atau cerdas dari dua kandidat.

Sekitar 200.000 anggota Konservatif yang berkuasa memberikan suara untuk memutuskan pengganti Perdana Menteri Boris Johnson, yang setelah serangkaian skandal dan pemberontakan parlemen mengatakan pada Juli bahwa dia akan mundur begitu partai memilih penggantinya.

Pemungutan suara untuk memilih perdana menteri baru akan dilakukan melalui surat suara, di mana pemenangnya akan diumumkan pada 5 September.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA