Liga RMOL
Liga RMOL Mobile
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Pengadilan Belanda Segera Tentukan Nasib Empat Tersangka Jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines MH17

LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 17 Agustus 2022, 06:00 WIB
Pengadilan Belanda Segera Tentukan Nasib Empat Tersangka Jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines MH17
Bangkai pesawat MH17/Net
Kasus jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 pada delapan tahun lalu akan semakin menemukan titik terang.

Pengadilan Distrik Den Haag mengumumkan bahwa mereka telah menetapkan tanggal sementara untuk putusan terhadap empat orang yang dituduh terlibat dalam kasus yang merenggut nyawa 298 tersebut.

Putusan itu akan diumumkan pada 17 November mendatang, kata pengadilan di Den Haag, seperti dikutip dari AFP, Selasa (16/8).

"Mungkin butuh sekitar setengah hari bagi pengadilan untuk membaca putusan," kata pernyataan itu, menambahkan bahwa tanggal tersebut bisa saja berubah.

Pihak berwenang telah mendakwa empat orang, seorang Ukraina dan tiga orang Rusia, karena meluncurkan rudal anti-pesawat dan mengenai maskapai penerbangan Malaysia MH17 di atas langit Ukraina pada 2014, di mana seluruh penumpang dan awaknya tewas dalam insiden itu.

Aparat yakin, mereka semua berada di Rusia, tetapi Moskow menolak untuk mengekstradisi mereka. Persidangan pun akan diadakan secara in absentia, dengan hanya satu terdakwa yang mengirimkan pengacara untuk mewakilinya.

Para terdakwa dikatakan telah memperoleh, mengangkut, dan menyebarkan rudal anti-pesawat, berdasarkan bukti termasuk foto-foto, rekaman satelit, panggilan telepon yang disadap dan lalu lintas radio.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan nomor seri yang ditemukan di antara puing-puing proyektil, menunjukkan bahwa itu berasal dari pasokan Ukraina.

MH17 ditembak jatuh di tengah pertempuran intensif antara Kiev dan pasukan pemberontak di timur Ukraina, yang menolak mengakui melakukan kudeta bersenjata.

Akibat pergolakan ini, presiden terpilih Vladimir Yanukovich lengser. Hal ini juga menyebabkan kekuatan nasionalis mengambil alih kekuasaan.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA