Children in the DPR Korea
Children in the DPR Korea
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

UEA Turunkan Bendera Setengah Tiang Selama Tiga Hari Sebagai Peghormatan untuk Inggris dan Ratu Elizabeth II

LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 10 September 2022, 12:48 WIB
UEA Turunkan Bendera Setengah Tiang Selama Tiga Hari Sebagai Peghormatan untuk Inggris dan Ratu Elizabeth II
Bendera UEA berkibar setengah tiang di luar Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi/Net
Pemerintah Uni Emirat Arab memerintahkan seluruh sektor publik dan swasta di dalam negeri juga kedutaan mereka di luar negeri untuk melakukan penurunan bendera setengah tiang selama tiga hari sebagai bentuk penghormatan dan duka atas meninggalnya Ratu Inggris Elizabeth II.

Al-Arabiya
melaporkan Sabtu (10/9), Presidential Court UEA mengumunkan bahwa penurunan bendera dilakukan selama tiga hari, dimulai Jumat (9/9) dan berakhir Senin (12/9).

Sebelumnya pada Kamis Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed telah mengirim ungkapan belasungkawa kepada keluarga kerajaan Inggris lewat sebuah cuitan di akun Twitternya.

“Saya menyampaikan belasungkawa tulus saya kepada keluarga Ratu Elizabeth II dan rakyat Inggris," kata Sheikh Mohamed bin Zayed.

"Yang Mulia adalah teman dekat UEA dan pemimpin yang dicintai & dihormati yang pemerintahannya panjang ditandai dengan martabat, kasih sayang & komitmen tak kenal lelah untuk melayani negaranya," lanjutnya.

Wakil Presiden UEA, Perdana Menteri dan Penguasa Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid juga mentweet ucapan belasungkawanya.

“Kami bergabung dengan dunia dalam berduka atas meninggalnya Yang Mulia Ratu Elizabeth, ikon global yang mewakili kualitas terbaik bangsa dan rakyatnya. Seumur hidup yang luar biasa dari pelayanan dan tugasnya ke Inggris tidak ada bandingannya di dunia modern kita," katanya di Twitter.

Ratu Elizabeth II meninggal di rumahnya di Skotlandia pada hari Kamis dalam usia 96 tahun. Kepala negara tertua dan terlama di dunia naik takhta setelah kematian ayahnya Raja George VI pada 6 Februari 1952, ketika dia baru berusia 25 tahun.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA