Children in the DPR Korea
Under the Leadership of Great Commanders
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Ribuan Warga Moldova Protes Minta Presiden Sandu dan PM Natalia Mundur dari Jabatan

LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Senin, 19 September 2022, 11:25 WIB
Ribuan Warga Moldova Protes Minta Presiden Sandu dan PM Natalia Mundur dari Jabatan
Ribuan warga Moldova yang melakukan protes anti pemerintah di Chisinau pada Minggu 18 September 2022/Net
Ribuan warga Moldova dipimpin oleh partai oposisi Shor melakukan unjuk rasa menuntut turunnya presiden dan perdana menteri setelah dinilai gagal mengatasi inflasi tinggi, kenaikan harga energi akibat perang Ukraina.  

Seperti dimuat IntelliNews, para demonstran yang berkumpul di ibu kota Moldova, Chisinau pada Minggu (18/9) dalam aksinya menyerukan pengunduran diri Presiden Maia Sandu dan PM Natalia Gavrilita.

"Republik Moldova dalam kematian klinis, dan mereka yang akan menghidupkannya kembali adalah orang-orang yang datang ke sini hari ini. Moldova akan mendapatkan kembali martabatnya.  Dengan satu syarat: Hancurkan Maia Sandu!" ujar Dinu Turcanu dari Partai Shor pada rapat umum.

Turcanu mengklaim bahwa 6.500 orang telah ambil bagian dalam protes tersebut dan mereka telah mendirikan tenda di alun-alun di luar parlemen Moldova dan bertekad melakukan aksi demo tanpa henti untuk menjatuhkan pemerintahan Sandu.

Protes terjadi selang beberapa hari setelah blok oposisi lainnya, yakni partai Sosialis dan Komunis mengajukan mosi tidak percaya terhadap pemerintah. Mosi tersebut tidak memiliki peluang untuk berhasil karena Partai Aksi Solidaritas yang mengusung Presiden Sandu memiliki lebih dari 51 persen suara di parlemen.

Aksi unjuk rasa tersebut mencerminkan tingkat keputusasaan warga Moldova dalam menghadapi peningkatan harga energi akibat pemutusan aliran gas oleh Gazprom.

Pemerintah baru-baru ini juga merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi negara yang tahun ini diperkirakan menjadi nol setelah mengalami kontraksi untuk kuartal kedua berturut-turut dan inflasi yang mencapai 34,4 persen pada Agustus lalu. 
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA