Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Bertemu Jokowi, PM Palestina Berharap Dapat Tingkatkan Kerja Sama di Bidang Pariwisata Religi dan Edukasi

LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Rabu, 26 Oktober 2022, 08:13 WIB
Bertemu Jokowi, PM Palestina Berharap Dapat Tingkatkan Kerja Sama di Bidang Pariwisata Religi dan Edukasi
Perdana Menteri Palestina,Mohammad Shtayyeh dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor pada Senin 24 Oktober 2022/RMOL
Pertemuan Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor pada Senin (24/10) menghasilkan sejumlah kesepakatan di berbagai bidang.

Dalam konferensi persnya di Hotel Borobudur, Jakarta pada Selasa (25/10), PM Shtayyeh mengatakan jika dirinya dan Presiden RI telah berbicara banyak hal termasuk yang paling konkrit adalah penandatanganan kerja sama perdagangan dan pembangunan.

"Dalam kunjungan kami, kami telah membicarakan sejumlah masalah. Termasuk Penandatanganan MoU perdagangan dan kami sangat bersyukur bahwa Indonesia akan mengizinkan sejumlah produk Palestina masuk ke pasar Indonesia.
Termasuk minyak zaitun dan kurma dimana produk itu sangat terkenal dari Palestina," ujarnya.

Selain itu, lanjut Shtayyeh, Indonesia juga telah menandatangani MoU untuk pembangunan otoritas obat dan makanan di Palestina, serta tengah membangun rumah sakit baru di sana.

"Indonesia berupaya mengatasi masalah kemiskinan, mendirikan rumah sakit di Gaza, dan saat ini kita sedang proses membangun rumah sakit di Hebron di selatan Palestina," ungkapnya.  

Shtayyeh berharap jika kerjasama yang terbangun dengan Indonesia selama 33 tahun belakangan, dapat ditingkatkan dan diperluas ke bidang pariwisata yang dinilai sangat potensial bagi kedua negara.

"Saya berharap kepada presiden jika kita juga bisa bekerjasama dalam bidang pariwisata. Tujuh puluh ribu orang Indonesia pernah mengunjungi Masjid Al-Aqso dan ada banyak peluang kerjasama untuk meningkatkan wisata religi dan edukasi di sana," jelasnya.

Lebih lanjut Shtayyeh menggambarkan, bahwa potensi pariwisata Palestina sangatlah besar. Sebab, negaranya merupakan tempat bersejarah bagi agama-agama di dunia dan kesan perjuangan melawan penjajahan sangat kental di sana.

"Palestina adalah salah satu tempat bersejarah di dunia. Tempat Nabi Muhammad pergi ke langit, tempat di mana Yesus Kristus dilahirkan. Ada banyak kisah nabi yang berhubungan dengan tempat itu. Itulah mengapa Palestina disebut negara yang suci. Tempat dimana banyak peninggalan keagaman dan orang-orang yang terus berjuang untuk keadilan," ujarnya.

Kunjungan Shtayyeh ke Indonesia merupakan yang pertama kalinya dilakukan sejak ia menjabat sebagai Perdana Menteri Palestina pada 2019 lalu.

Kedatangannya bertemu Presiden Jokowi dilakukan guna meningkatkan hubungan diplomatik kedua negara yang telah terjalin selama 33 tahun ini.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA