Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Pengadilan Tolak Tuntutan Pendukung Bolsonaro yang Menggugat Hasil Pemilu

LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 24 November 2022, 08:26 WIB
Pengadilan Tolak Tuntutan Pendukung Bolsonaro yang Menggugat Hasil Pemilu
Jair Bolsonaro/Net
Pemilihan Brasil masih menyisakan kekecewaan mendalam bagi Jair Bolsonaro dan para sekutunya. Mereka kemudian menuntut ke Pengadilan Tinggi Pemilihan (TSE) untuk meminta "verifikasi luar biasa" dari hasil pemilihan.

Sayangnya, TSE menolak pengaduan itu. Dalam pernyataannya pada Rabu (23/11) TSE mengklaim bahwa hasil pemilihan adalah sah.

Dengan kemenangan Luiz Inacio Lula da Silva yang diverifikasi oleh TSE dan diakui oleh tokoh-tokoh politik di Brasil dan di seluruh dunia, keluhan tersebut sepertinya tidak akan mengubah hasil akhir.

Pengadilan  bahkan mendenda partai-partai dalam koalisi Bolsonaro sebesar 4,3 juta dolar AS untuk apa yang digambarkan pengadilan sebagai litigasi dengan itikad buruk, sepertid ilaporkan Reuters.

Partai Liberal (PL) Bolsonaro pada Selasa (22/11) mengajukan pengaduan untuk menggugat hasil pemilu dengan mengklaim beberapa mesin pemungutan suara elektronik memiliki kekurangan dan bahwa suara mereka harus dibatalkan.

Beberapa bulan menjelang pemilu, Bolsonaro menyebarkan klaim tidak berdasar bahwa sistem pemilu negara itu penuh dengan kecurangan. Klaim itu membuat pengamat khawatir bahwa Bolsonaro dan pendukungnya akan berusaha membatalkan hasil pemilihan.

Kekhawatiran itu terbukti. Setelah sempat hening, ternyata Bolsonari tidak pernah mengakui kekalahannya dan membiarkan pendukungnya melakukan aksi protes meskipun ia mengingatkan agar protes berjalan damai.

Ketika kemenangan Lula diumumkan, pendukung Bolsonaro meneriakkan kekecewaannya. Aksi protes tumpah ruah. Banyak pengemudi truk yang mendukung Bolsonaro memasang penghalang jalan dan terjadi baku hantam dengan polisi. Meereka menuntut pemilihan ulang.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA