Children in the DPR Korea
Under the Leadership of Great Commanders
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Dubes Najib Dijamu Dubes Amerika di Madrid

LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 26 November 2022, 12:51 WIB
Dubes Najib Dijamu Dubes Amerika di Madrid
Duta Besar Mohammad Najid berada di antara duta besar dari beberapa negara yang diundang dalam jamuan makan malam di kediaman Duta Besar AS di Madrid/Ist
Sekitar sembilan duta besar hadir memenuhi undangan  thankgiving  dari  Duta Besar Amerika di Madrid. Duta Besar Indonesia untuk Spanyol, Mohammad Najib, menjadi salah satu tamu yang diundang.

Dalam kanal Youtube yang disiarkan Sabtu (26/11), Dubes Najib mengatakan merasa sangat terhormat dan berterima kasih atas undangan tersebut, terutama karena dari keseluruhan tamu, ada empat duta besar yang berasal dari negara Asia.

"Saat ini saya berada di rumah Duta Besar Amerika di Madrid, Ibu Julisa Rainoso. Kalau orang Spanyol membacanya Holisa Rainoso. Ibu dubes Amerika di Spanyol ini keluarganya berasal dari Dominika, Amerika Selatan atau sering juga disebut Amerika Latin," ujar Dubes.

Menurutnya,  Julisa Rainoso adalah sosok yang ramah, terbuka, dan sangat humoris. Ini adalah undangan yang  pertama dari Kedutaan Amerika semenjak ia menjabat sebagai perwakilan Indonesia doi Madrid.

"Meskipun sebelumnya sempat hadir di acara Independence Day Amerika tetapi itu kan undangannya terbuka, ratusan orang yang datang. Nah, kalau ini undangannya secara khusus, tertutup dan juga kita bisa ngobrol banyak hal terkait dengan kepentingan negara masing-masing," papar Dubes Najid, mengisahkan pertemuan penuh kekeluargaan tersebut.

Julisa Rainoso mengenyam pendidikan di Harvard dan juga di Colombia University, dua universitas terbaik dan sangat terkenal di Amerika.

"Beliau sempat bekerja untuk presiden Amerika Joe Biden. Kalau dilihat latar belakangnya dan juga hubungan personalnya dengan presiden Amerika menunjukkan betapa dekat beliau dengan Gedung Putih dan juga betapa AS memandang sangat penting negara Spanyol ini," kisah Dubes Najib.

"Malam ini walaupun judulnya thankgiving atau pertemuan informal, sangat kekeluargaan karena yang diundang hanya sekitar 8-9 duta besar dengan pasangannya, bahkan ada yang membawa anak untuk memberikan ekspresibsuasana informal dan kekeluargaan," kata Dubes Najib.

Ia kemudian memaparkan dari mana saja dubes yang diudang.

"Yang pertama adalah Qatar, saya rasa ini ada hubungannya dengan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia karena tadi pembicaraan didominasi bagaimana Jepang mengalahkan Jerman atau Saudi Arabia mengalahkan Argentina kemudian juga pemain Korea yang dipuji dan seterusnya," katanya.

Lalu ada duta besar dari India dan Korea Selatan.

"India adalah negara besar yang dubesnya sangat akrab dengan saya," aku Dubes Najib.

Selain euforia Piala Dunia, pertemuan malam itu juga sedikit membahas  KTT G20 Bali.  Menurut Dubes Najib, para undangan mengapresiasi kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah.

"Ada juga dubes dari Italia dan Polandia. Juga ada dubes Ukraina. Saya kira ini kesempatan yang difasilitasi oleh Amerika kepada dubes Ukraina untuk bisa lebih dekat dengan banyak negara-negara Amerika Latin, ya, seperti Meksiko yang menjadi tetangga Amerika, Chili dan Dominika," katanya.

Meski tidak ada  pembicaraan mengenai politik, pertemuan itu nampak memberikan sinyal yang menunjukkan dukungan AS terhadap Ukraina, di mana kursi dubes Ukraina ditempatkan di sebelah kanan dubes Amerika selaku tuan rumah.

"Ini menunjukkan isyarat diplomatik ya, betapa masalah di Ukraina saat ini supaya bisa segera bisa diselesaikan," cetus Dubes Najib.

Posisi Indonesia sendiri sudah sangat jelas, seperti yang di gaungkan selama KTT G20, menurut Dubes.

Sekali lagi Dubes Najib mengungkapkan rasa syukurnya bisa berada di antara tamu-tamu kehormatan. Ia berharap dari pertemuan itu bisa terjalin persahabatan yang lebih erat dan lebih banyak lagi kerja sama diplomatik.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA