Children in the DPR Korea
Under the Leadership of Great Commanders
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Menlu NATO Saling Menguatkan di Tengah Ancaman Perluasan Invasi Rusia

LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Jumat, 02 Desember 2022, 08:36 WIB
Menlu NATO Saling Menguatkan di Tengah Ancaman Perluasan Invasi Rusia
Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken dalam Pertemuan Menlu NATO pada Rabu 30 Desember 2022/Net
Kekhawatiran akan potensi perluasan invasi Rusia ke negara bekas jajahan Uni Soviet, menjadi topik pembicaraan utama dalam pertemuan para menteri luar negeri NATO pada Rabu (30/11).

Seluruh perwakilan anggota menyampaikan ketakutan mereka terhadap ancaman agresi Moskow.

Anggota paling rentan yang berada wilayah Balkan Barat, khususnya Bosnia, Moldova dan Georgia, memperoleh perhatian khusus dalam diskusi.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan seluruh menlu telah berjanji untuk membantu keempat negara karena mereka tengah menghadapi tekanan berat dari Rusia.

"Mereka dipengaruhi oleh pengaruh Rusia dengan cara yang berbeda, tetapi lebih baik mendukung mereka sekarang daripada melihat perkembangan yang benar-benar salah arah seperti yang kita lihat dengan invasi Ukraina awal tahun ini," ujarnya seperti dimuat Reuters.

Stoltenberg juga memberikan sedikit info mengenai skema  dukungan NATO yang akan diterapkan pada masing-masing dari empat negara.

Untuk Bosnia yang tengah dilanda krisis politik sejak perang Balkan 1990, Sekjen NATO akan berfokus membentuk lembaga pemerintahan sah agar para penentang tidak memisahkan diri.

Moldova sendiri terjepit di antara Ukraina dan Rumania. Pekan lalu, pemerintahnya memperingatkan rakyat untuk bersiap menghadapi musim dingin yang akan sangat sulit karena krisis energi dan konflik separtasi yang belum selesai selama 30 tahun.

Di Georgia, separatis yang didukung Rusia menguasai dua wilayah yang memisahkan diri yakni Abkhazia dan Ossetia Selatan.

NATO akan meningkatkan dukungan melalui pengiriman pelatih militer dan upaya pertahanan tambahan.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA