Children in the DPR Korea
Under the Leadership of Great Commanders
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Kepada Kanselir Jerman, Putin Jabarkan Alasan Rusia Menyerang Infrastruktur Ukraina

LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 03 Desember 2022, 06:04 WIB
Kepada Kanselir Jerman, Putin Jabarkan Alasan Rusia Menyerang Infrastruktur Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin/Net
Diskusi telepon dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz pada Jumat (2/12) dimanfaatkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menjelaskan logika di balik operasi militer Rusia melawan Ukraina.

Putin mengatakan, serangan Moskow terhadap infrastruktur Ukraina adalah tanggapan yang diperlukan atas sabotase Ukraina di tanah Rusia, termasuk pengeboman Jembatan Krimea.

“Tercatat bahwa Angkatan Bersenjata Rusia telah lama menahan diri untuk tidak melakukan serangan rudal presisi pada sasaran tertentu di wilayah Ukraina, tetapi sekarang tindakan seperti itu menjadi perlu dan tidak dapat dihindari sebagai reaksi terhadap serangan provokatif Kiev terhadap infrastruktur sipil Rusia, termasuk Jembatan Krimea dan fasilitas energi,” kata Putin, seperti dikutip dari RT.

Percakapan yang berlangsung selama satu jam itu nampaknya tidak mendapatkan titik temu soal negosiasi. Kanselir yang mengutuk serangan udara Rusia terhadap infrastruktur sipil di Ukraina dan menekankan tekad Jerman untuk terus mendukung Kyiv, mendesak Putin untuk segera menarik pasukannya.

Putin pada akhirnya mendesak  Scholz  untuk mempertimbangkan kembali pendekatannya dalam konteks peristiwa Ukraina.

Rusia mengubah taktik militernya di Ukraina beberapa hari setelah sebuah bom kuat merusak Jembatan Krimea pada awal Oktober. Penyelidik Rusia menuduh intelijen militer Ukraina mendalangi serangan itu, yang menewaskan tiga orang, termasuk pengemudi truk yang membawa bom terselubung itu.

Sebagai pembalasan, pasukan Rusia mulai menargetkan fasilitas energi Ukraina, yang diyakini Kementerian Pertahanan berperan penting untuk logistik militer Kyiv. Kerusakan tersebut memaksa otoritas Ukraina untuk melakukan pemadaman bergilir.

Putin juga mengecam kebijakan Barat mempersenjatai dan melatih pasukan Ukraina.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA