Children in the DPR Korea
Under the Leadership of Great Commanders
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Moskow Menyelidiki Ledakan di Pangkalan Udara Ryazan yang Menewaskan Empat Tentara

LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 06 Desember 2022, 14:02 WIB
Moskow Menyelidiki Ledakan di Pangkalan Udara Ryazan yang Menewaskan Empat Tentara
Gambar ledakan di lapangan terbang Engels, di wilayah Saratov Rusia pada Senin pagi 5 Desember 2022/Net.
Moskow tidak membantah adanya serangan serentak yang mengguncang dua lapangan udara Rusia yang terletak ratusan mil dari perbatasan Ukraina pada Senin pagi (5/12). Ledakan itu salah satunya menewaskan tiga personil militer Rusida dan menyebabkan enam lainnya terluka.

Moskow saat ini bergerak untuk penyelidikan mendalam terkait insiden tersebut.

Gubernur Saratov wilayah Rusia, Roman Busargin, mengatakan tidak ada bangunan sipil yang terkena dampak. Ia mengeluarkan pesan kepada warga di platform media sosial Telegram agar tidak panik dan belum perlu menyatakan keadaan darurat.

“Saya ingin meyakinkan Anda bahwa tidak ada keadaan darurat yang terjadi di daerah pemukiman kota. Tidak ada alasan untuk khawatir. Tidak ada infrastruktur sipil yang rusak. Lembaga penegak hukum memverifikasi informasi tentang insiden di fasilitas militer,” katanya dalam postingan media sosial.

Pangkalan udara militer Rusia adalah salah satu tujuan prioritas Angkatan Bersenjata Ukraina. Pada 16 Agustus, Kyiv mengebom pangkalan udara Saki di Krimea, terlepas dari peringatan Kremlin akan pembalasan yang keras atas setiap serangan di semenanjung yang dianeksasi oleh Moskow pada tahun 2014.

Analis militer Ukraina Serhiy Zgurets mengatakan pangkalan angkatan udara yang diserang pada Senin adalah satu-satunya fasilitas di Rusia yang dapat sepenuhnya melayani pembom yang digunakan untuk melancarkan serangan ke Ukraina.

"Masih terlalu dini untuk mengatakan apa yang dipermasalahkan di sini, tetapi kemampuan angkatan bersenjata Ukraina untuk mencapai sasaran militer jauh di dalam wilayah Federasi Rusia memiliki arti yang sangat simbolis dan penting," tulisnya di Espreso TV situs web.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA