Children in the DPR Korea
Under the Leadership of Great Commanders
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Tolak Petisi Terhadap Asosiasi Maroko-Inggris, Pengadilan Tegaskah Itu Sudah Sah dan Menguntungkan

LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Selasa, 06 Desember 2022, 14:42 WIB
Tolak Petisi Terhadap Asosiasi Maroko-Inggris, Pengadilan Tegaskah Itu Sudah Sah dan Menguntungkan
Petisi yang diajukan untuk menentang perjanjian asosiasi antara Maroko dan Inggris Raya, memperoleh penolakan dari pengadilan London pada Senin (5/12).

Diajukan oleh sebuah LSM Inggris (WSC) yang bekerja atas nama organisasi kemerdekaan Sahar Barat (Polisario), petisi tersebut tidak dapat diterima karena kemitraan Maroko-Inggris telah sah dan sepenuhnya menguntungkan seluruh penduduk kerajaan.

Setelah Pengadilan menegaskan keputusannya, pemerintah Inggris kemudian menegaskan kembali komitmennya untuk melanjutkan kemitraan dengan Maroko.

Juru bicara Departemen Perdagangan Internasional Inggris dalam sebuah penyataan mengatakan pihaknya akan terus bekerjasama dalam memaksimalkan perdagangan mulai tahun depan.

"Kami menyambut baik putusan hari ini. Kami akan terus bekerja sama dengan Maroko untuk memaksimalkan perdagangan senilai 2,7 miliar euro antar negara kami," ujar Jubir.

"Kami berharap dapat melanjutkan pertukaran kami dengan rekan-rekan Maroko kami melalui Dewan Asosiasi tahun depan," tambahnya.

Perjanjian Asosiasi Maroko-Inggris, ditandatangani di London pada 26 Oktober 2019 dan mulai berlaku pada 1 Januari 2021.

Melalui kesepakatan tersebut, kedua kerajaan berupanya untuk memulihkan hubungan bilareal dan memastikan pertukaran perdagangan antar negara terus berlangsung.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA