Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

China Tolak Bertemu Menhan AS di Dialog Pertahanan Shangri-La

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Selasa, 30 Mei 2023, 14:21 WIB
China Tolak Bertemu Menhan AS di Dialog Pertahanan Shangri-La
Presiden Amerika Serikat Joe Biden, dan Presiden China, Xi Jinping/Net
rmol news logo Beijing menolak permintaan Amerika Serikat (AS) untuk melakukan pertemuan antara menteri pertahanan kedua negara di sela-sela forum keamanan tahunan di Singapura pada akhir pekan ini.

Penolakan tersebut diumumkan Pentagon dalam pernyataannya di Wall Street Journal, yang dianggap sebagai tanda baru ketegangan antar dua kekuatan itu.

"Semalam, Republik Rakyat Tiongkok memberi tahu AS bahwa mereka telah menolak undangan awal Mei kami kepada Sekretaris (Lloyd) Austin untuk bertemu dengan Menteri Pertahanan Nasional RRT Li Shangfu di Singapura," kata Pentagon.

Seperti dimuat Reuters, Selasa (30/5), menurut Pentagon, mereka percaya pada komunikasi yang terbuka untuk memastikan bahwa persaingan kedua negara itu tidak akan mengarah kepada konflik.

Untuk itu, mereka mengundang China dalam pertemuan bilateral antar kepala pertahanan Lloyd Austin dan Li Shangfu di sela-sela forum Dialog Shangri-la IISS ke-20 yang dibuka pada Jumat ini untuk menstabilkan hubungan yang terus bergejolak.

Belum diketahui apa yang menjadi alasan China menolak pertemuan tersebut, akan tetapi analis keamanan memperkirakan bahwa sanksi AS yang dijatuhkan kepada Li pada 2018 lalu kemungkinan menjadi alasan mereka menolak pertemuan tersebut.

Seorang analis keamanan yang berbasis di Singapura Ian Storey menuturkan bahwa keputusan China untuk menghindari Austin bukan pertanda baik bagi hubungan kedua negara.

"Pada saat ketegangan AS-China meningkat, penolakan Jenderal Li untuk bertemu dengan mitranya dari Amerika akan membuat saraf regional semakin kacau," kata Storey.

Sementara menurut analis lainnya, sejauh ini China belum secara serius ingin menstabilkan hubungannya dengan Washington, yang terus menegang selama bertahun-tahun di tengah persaingan pengaruh yang ketat.

"Jika China serius untuk menstabilkan hubungan bilateral, mereka perlu melanjutkan dialog militer-militer," tutur pakar China di German Marshall Fund, Bonnie Glaser.

Berdasarkan informasi dari media pemerintah Global Times, Menhan Li dipastikan akan tetap hadir dalam forum Dialog Shangri-La di Singapura pada Rabu hingga Minggu ini. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA